Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

DPRD Palu Support Pembangunan MTP, Ramayana Turut Biayai Pembangunan MTP

PALU EKSPRES, PALU– Komisi B DPRD Palu menegaskan siap mensupport segala upaya PT Citra Nuansa Elok (CNE) dalam membangun dan mengembangkan Mal Tatura Palu (MTP) paska runtuh karena bencana gempa 28 September 2018 silam.

Penegasan Komisi B ini disampaikan Sekretaris komisi, Joppy A Kekung setelah mendengar seluruh rencana management PT CNE dalam rapat dengar pendapat (RDP), Jumat 2 Agustus 2019.

“Saya kira keberadaan mall ini masih sangat dibutuhkan masyarakat Kota Palu.
Karena itu komisi secara kelembagaan akan mensupport seluruh perencanaan PT CNE,”kata Joppy.

Joppy dalam kesempatan itu juga mengapresiasi jajaran PT CNE atas segala rencana pengembangan MTP dimasa mendatang. Utamanya keberanian management dalam berinovasi mencari sumber dana pembangunan mall.

“Terlebih management berusaha untuk tidak membebani Pemkot Palu sebagai pemilik saham mayoritas dalam bentuk penyertaan modal,”sebut Joppy.

Dalam RDP antara Komisi B dan management PT CNE, mengemuka sejumlah pertanyaan dan keraguan anggota DPRD Palu terkait sumber dana pembangunan mal baru nantinya.
Misalnya, Alimudian H Alibau.Sebagaimana rencana PT CNE, pembangunan mal butuh biaya Rp399 miliar lebih. Sementara dana klaim asuransi bangunan mal hanya sebesar Rp87milyar lebih.

“Itupun asuransi dibayar secara bertahap. Sisanya dari mana?,”tanya Alimudin.

Ratna Mayasari Agan, menggali lebih jauh informasi seputar tenant yang telah menyatakan diri bermitra dalam pembangunan dan pengembangan sekaligus bertanya tentang yang akan menempati mall nantinya jika sudah terbangun.

“Karena ada beberapa tenant nasional yang biasanya tidak mau bergabung ketika mengetahui ada kompetitor pesaing,” jelas Ratna.
Meski begitu, Ratna turut mensuport apapun upaya PT CNE. Diapun berharap, PT CNE nantinya akan menyediakan space khusus untuk mengakomodir pelaku UKM Kota Palu. 

“Karena sebelumnya, mall memang menyediakan tempat bagi mereka,”sarannya.

Sementara Ridwan Alimuda, anggota komisi lainnya malahan menawarkan siap membantu jika sekiranya PT CNE butuh penyertaan modal untuk membiayai pembangunan mal dari Pemkot Palu.

“Kalau memang butuh penyertaan modal kami siap menyampaikan ke Pemkot Palu. Keberadaan mal ini masih sangat dibutuhkan masyarakat berdasar survei bioskop,”ujar Ridwan Alimuda.

Selanjutnya Ridwan Basatu yang turut menyatakan apresiasi atas keberanian manajemen PT CNE yang berusaha kembali membangun mal dengan biaya yang tidak sedikit.

Direktur Utama PT CNE, M Sandiri menjelaskan, pembangunan mal memang butuh biaya besar sekitar Rp399 miliar. Sumber biaya yang telah pasti diantaranya adalah hasil klaim asuransi bangunan antara Rp 87 miliar.

Dalam kerjasama yang telah terbangun, Ramayana sebutnya akan terlibat langsung membiayai pembangunan mal senilai 10ribu meter persegi. Sedangkan cinemax 3500 meter persegi.

Sumber pembiayaan lain direncanakan adalah pinjaman perbankan dan tenant lain yang sejauh ini sudah menyatakan sikap untuk bergabung dengan MTP nantinya.

“Tenant lain yang akan membantu, itu nilainya baru bisa kami pastikan setelah merampungkan ficibility study (FS) yang saat ini sedang dirancang dan diselesaikan,”jelas M Sandiri.

Ramayana sebut dia telah sejak awal perencanaan menyatakan diri siap kembali bergabung sebagai tenant MTP.  Pertimbangannya karena penjualan Ramayana di MTP menjadi penjualan tertinggi di Sulawesi.

“Ini dasarnya mereka kembali bersama di MTP sekaligus penguatan mengapa kami tidak meminta penyertaan modal ke Pemkot Palu,”terangnya.

Sementara untuk pinjaman Perbankan, menurutnya sudah ada beberapa upaya loby yang dilakukan. Bahkan beberapa Bank telah merespon untuk mengakomodir pinjaman itu.

“Pinjaman ini harus kita hitung secara matang dan tepat.
Ini yang sedang kami rampungkan didalam ficibility study. Termasuk hitungan bantuan pembangunan dari tenant lainnya,”urai M Sandiri.

Sejauh ini pihaknya lanjut M Sandiri memastikan 99persen tenant lama telah menyatakan diri siap bergabung kembali dengan MTP asalkan mall itu dibangun kembali. Tentu dengan perjanjian  kontrak baru.

Diapun memastikan tetap akan menyediakan space khusus bagi pelaku UKM lokal Palu.

“Pelaku UMKM dibuatkan satu ruangan khusus,”ujarnya.
Dia menambahkan rencana sumber pembiayaan dari investor telah dimatangkan melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Saat ini pihaknya tengah merampungkan dokumen FS yang memuat segala hal tentang perencanaan pembangunan MTO baru. Memuat diantaranya aspek ketahanan gedung terhadap gempa, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, Pengambangan serta sumber sumber pembiayaan.Termasuk analisis keuntungan pajak ke Pemkot Palu.

“Setelah ini RDP ini, kami akan mempresentasekan lagi secara final hasil FS tersebut,”tandasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT CNE, Rizal menjelaskan, sejauh ini pihaknya juga tengah merampungkan dokumen analisis dampak lingkungan (AMDAL) atas pembanguna MTP. Diapun memastikan rencana pembangunan tidak bertolak belakang dengan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Kota Palu yang saat ini sedang dalam proses revisi.

Rencananya AMDAL tersebut akan diterbitkan pada Desember 2019.
Dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar seminar dengan libatkan masyarakat berkaitan AMDAL tersebut.

“AMDAL kita urus baru karena tidak bisa pakai yang lama. Sudah ada persetujuan kelurahan, masyarakat melalui ketua ketua RT ketua RW sekitar,”katanya.

Sementara itu, Anwar dari tim ahli konstruksi menyatakan, untuk kekuatan bangunan terhadap gempa semuanya memang perlu berikhtiar kepada Allah SWT.
Rekayasa bangunan apapun, pasti akan hancur jika Allah berkehendak.

Akan tetapi, bangunan juga punya standar tahan terhadap gempa bila dirancang dengan baik dan benar. Melalui engineering yang matang.

“Kalau engineering tidak dilaksanakan dengan baik, maka akan rubuh ketika gempa. Selagi standar operasional prosedur dijalankan, Insyaallah bangunan MTP sudah melalui rancangan yang matang dengan mengedepankan aspek tahan gempa,”ujarnya.

Diapun mencontohkan, salahsatu perbandingan yang bisa diambil untuk melihat konstruksi yang tahan gempa adalah jembatan kuning atau jembatan empat dengan jembatan satu, dua dan tiga.

Saat gempa terjadi, tiga jembatan di Palu lainnya sama sekali tidak mengalami kerusakan atau runtuh. Namun tidak bagi jembatan kuning.

“Kalau hasil asesmen kami, konstruksi jembatan kuning itu memang lemah,”jelasnya.

Anwar pun memastikan, lokasi MTP tidak masuk dalam zona merah sebagaimana peta zona rawan bencana (ZRB).

“Lokasinya cuma masuk dalam zona ZRB 2. Yang artinya masih diperbolehkan untuk membangun,”demikian Anwar.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization