Rabu, 26 Agustus 2026
Palu  

Kurban Prioritaskan Bagi Penyintas Bencana

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah RI melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1440 H jatuh pada Ahad 11 Agustus 2019. Hal ini sebagaimana hasil sidang isbat penentuan 1 Dzulhijjah 1440 H, yang digelar di Kantor Kemenag jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Kamis 1 Agustus 2019.

Dalam sidang isbat yang dipimpin Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin, seluruh peserta sidang bersepakat bahwa 1 Dzulhijjah 1440 H jatuh pada Jumat 2 Agustus 2019. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rukyatul hilal di 92 titik di 34 Provinsi di seluruh Indonesia.

Dari seluruh titik tersebut, hilal dilaporkan terlihat langsung di 10 titik pemantauan.

Terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1440 H, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, Dr. H. Rusman Langke menekankan kepada seluruh umat Islam di Sulteng yang memiliki kemampuan, untuk dapat melaksanakan ibadah kurban.

Hal ini ditegaskannya karena ibadah kurban merupakan salah satu keutamaan yang ditetapkan oleh Allah SWT, dalam memaknai pengorbanan Nabi Ibrahim AS.

“Mari kita tingkatkan semangat berkurban. Bagi yang memiliki kemampuan, silakan berkurban karena merupakan ibadah yang diutamakan oleh Allah SWT,” kata Rusman, usai memimpin pemantauan hilal 1 Dzulhijjah 1440 H, di Desa Marana, Kamis 1 Agustus 2019.

Rusman juga menekankan, bagi umat Islam yang berkurban dapat memprioritaskan pembagian kurbannya kepada masyarakat Sulteng yang baru saja ditimpa musibah bencana.

Baik bencana banjir di beberapa daerah, serta bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi dan Donggala pada 28 September 2018 lalu.

“Lebih bagus itu kalau ada yang berkurban diprioritaskan kepada masyarakat yang sedang ditimpa musibah atau berada di pengungsian. Misalnya pengungsi bencana di Palu, Sigi dan Donggala,” ujar Rusman.

HILAL TAK TERLIHAT DI MARANA

Di Provinsi Sulteng, pemantauan hilal turut dilakukan Kanwil Kemenag Sulteng bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Palu, di Gedung Hisab Rukyat Kemenag Sulteng, di Desa Marana Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala.

Pemantauan hilal tersebut dipimpin langsung Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Rusman Langke, didampingi Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muh. Ramli, serta dihadiri jajaran Bimas Islam Kemenag Sulteng, perwakilan Pengadilan Tinggi Agama Sulteng, KUA Kecamatan Sindue, serta para tokoh agama.

Dari hasil pemantauan tersebut, hilal tidak terlihat karena tertutup awan. Meski begitu, data dari BMKG menyebutkan tinggi hilal pada Kamis 1 Agustus 2019 di sekitar wilayah Marana berada pada 2 derajat 42 menit, dengan umur bulan 6 jam 57 menit 42 detik. Waktu terbenam matahari tercatat pada pukul 18.09 WITA dan waktu terbenam bulan pukul 18.24 WITA. Sehingga ada sekira 15 menit waktu pengamatan hilal.

“Hasil rukyatul hilal di Marana, hilal tidak terlihat karena tertutup awan. Tapi kita tetap menyesuaikan dengan penetapan sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama,” tandas Rusman Langke. (abr/palu ekspres)

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global