Rabu, 12 Agustus 2026
Palu  

715 Ribu Penduduk Belum Akses Layanan Keuangan

BERSAMA WALI KOTA PALU – Ketua OJK Sulteng M Syukri bersama Wali Kota Palu Hidayat M.Si.

PALU,PE – Sekitar 715 ribu atau 34.92 persen penduduk di wilayah Sulteng terdata belum  mengakses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal. Jumlah penduduk Sulteng sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng sebanyak 2.050.429 jiwa dengan usia diatas 15 tahun.

Secara umum,  survey literasi keuangan OJK tahun 2016, indeks literasi keuangan Indonesia berada pada angka 29.66 persen  dengan indeks inklusi keuangan sebesar 67.82persen. Di Sulteng,  indeks literasi berada di angka 22.55 persen dan indeks inklusi sebesar 65.09 persen.

Jika dibandingkan dengan survey yang sama pada tahun 2013, secara garis besar masing-masing indeks literasi dan inklusi keuangan mengalami peningkatan secara berurutan 4persen untuk indeks literasi dan 30 persen untuk survei indeks inklusi. Dimana pada tahun 2013, survei indkes literasi hanya sebesar 18.5persen dan indeks Inklusi sebesar 35persen.

Hal itu dijelaskan Ketua OJK Sulteng M Syukri sebagai gambaran untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja tim percepatan akses keuangan daerah (TPKAD) Sulteng untuk tahun 2017.

Rendahnya akses keuangan itu menurut Syukri tergambar dari rasio rekening simpanan terhadap jumlah penduduk. Dari data Bank Indonesia (BI) Sulteng, periode September 2016, rasio rekening simpanan terhadap jumlah penduduk adalah 62.58persen serta rasio rekening kredit terhadap jumlah penduduk adalah 8.82persen.

“Data itu, terutama rasio kredit terhadap jumlah penduduk, menunjukkan masih terdapat gap akses keuangan yang perlu mendapat perhatian serius dari OJK dan pemerintah daerah,”kata M Syukri.

Akses keuangan menurutnya salahsatu  variabel utama dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat. Akses yang mudah terhadap layanan lembaga keuangan formal dalam bentuk simpanan dan kredit/pembiayaan produktif menjadi instrumen penting dalam meningka tkan taraf hidup masyarakat.

“Isu akses keuangan menjadi perhatian pemerintah dalam mewujudkan ketahanan perekonomian nasional,”jelasnya.

Hal itu juga sejalan  dengan rencana  Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Salah satu sasaran penguatan sektor keuangan dalam lima tahun mendatang adalah meningkatnya akses masyarakat dan UMKM terhadap layanan jasa keuangan formal dalam kerangka pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

TPAKD merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholders yang dibentuk dengan tujuan melakukan upaya-upaya percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka III mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Dia menjelaskan, sasaran strategis TPAKD Sulteng adalah meningkatnya akses pembiayaan Lembaga Jasa Keuangan kepada sektor produktif sesuai karakteristik daerah serta terciptanya akses terhadap Lembaga Jasa Keuangan yang mudah, murah, dan cepat bagi masyarakat.

“Dalam pelaksanaan program kerja TPAKD Sulteng  tahun 2016 memang terdapat beberapa tantangan yang akan menjadi bahan evaluasi penyempurnaan program kerja tahun 2017,”demikian M Syukri. (mdi).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia