Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Singapura, Sulawesi Tengah dan Gubernur Pasca Longki

Oleh: Jafar Bua*

Kota ini betapa kecil. Tiada gunung yang tinggi, tanpa pantai alami seperti kita, tanpa danau yang luas membiru, tanpa sungai besar yang deras membelah kota dan tanpa ruang yang cukup untuk membangun, tapi berhasil menarik 18,5 juta pengunjung pada 2018.
Orang Singapura sendiri dikejutkan oleh jumlah itu dan terus meningkat hingga kini.

Bahkan kota dengan luas wilayah 722.5 kilometer per segi dengan jumlah populasi 5,638,700 orang ini tak punya sumber daya mineral apapun, tapi punya pendapatan per kapita $65,627.

Dan Pulau Sulawesi dengan penduduk 18,455,058 orang yang mendiami lahan seluas 180,680.7 mestinya harus lebih besar daripada itu pendapatan per kapitanya. Kita pun mesti bisa menarik pengunjung berkali lipat untuk datang mengagumi keelokan wilayah kita.
Provinsi Sulawesi Selatan yang paling maju menurut statistik membukukan pendapatan per kapita pada 2017 sebesar Rp43,68 juta. Sedang kita di Sulawesi Tengah sebesar Rp45,25 juta per tahun 2018.

Kita punya segalanya. Punya laut dengan pasirnya yang indah memukau. Juga laut yang kaya dengan ikan-ikan bernilai tinggi. Kita punya danau luas membentang membiru. Punya sungai panjang berliku. Punya hutan dengan beragam flora dan fauna yang mempesona dan mencengangkan. Punya bahan tambang yang berlimpah di perut buminya.

Kita bisa. Pasti bisa. Membangun Sulawesi yang lebih maju dan kaya. Atau bila kita tak mau berpikir terlalu besar, kita berpikir membangun Sulawesi Tengah.
Pasca Gubernur Longki Djanggola yang telah meletakan dasar-dasar kuat bagi pembangunan Sulawesi Tengah, kita butuh pemimpin yang mampu berpikir dan bekerja melampaui harapan orang banyak. Progresif dan visioner. Melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh Gubernur Longki.

Sebagai jurnalis yang kerap disebut dekat dengan Gubernur Longki, saya melihat sosoknya sebagai birokrat yang pro investasi namun tak pernah melupakan aspek hukum, sosial kemasyarakatan dan lingkungan hidup. Kita akan sulit menemukan birokrat yang berpikir taktis dan strategik seperti itu.
Saya ingat ketika ia mendukung investasi PT Citra Palu Minerals, anak perusahaan Bumi Resource di Poboya, sejak awal ia memberi amaran; Masyarakat setempat jangan diabaikan. Perusahaan harus memberi kemanfaatan kepada masyarakat dan lingkungannya.

Lalu ketika banyak izin usaha pertambangan tumpang tindih dan tak memberi kemanfaatan bagi masyarakat setempat, ia pun mengambil tindakan tegas; Mencabut izin perusahaan-perusahaan tambang itu.

Tidak lama lagi Pemilihan Gubernur Sulteng akan dihelat. Sejumlah orang sudah ancang-ancang. Masyarakat pun sudah mulai mematut-matut; Kemana pilihan akan dijatuhkan.

*Peserta, Fellow Asian Journalist Fellowship 2019 di Lew Kwan Yew Institut of Policy Studies, National University of SIngapore

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital