Sabtu, 5 September 2026
Palu  

Lahan Zona Merah Masih Milik Warga,  Negara Harus Beri Kepastian Hukum 

PALU EKSPRES, PALU– Meski telah ditetapkan masuk dalam penetapan zona rawan bencana (ZRB), lahan yang terdampak likuefaksi secara hukum masih berstatus hak milik warga setempat. Sepanjang warga masih memiliki sertifikat.

Menurut Rahab, pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Palu, secara fisik lahan di area likuefaksi memang berubah karena bergeser dari posisi semula.  Namun BPN katanya bisa menunjukkan lokasi lahan lahan warga berdasarkan koordinat jika dibutuhkan.

“Fisik memang berubah. Tapi tidak dengan status hukumnya karena masih   ada sertifikat. Secara teknis kami bisa tunjukkan lokasinya,”kata Rahab dalam libu ntodea bertema zona merah milik siapa, Rabu malam 14 Agustus 2019 di cafe bradja Palu.

Terlebih sejauh ini pemerintah belum menetapkan peruntukan kawasan likuefaksi tersebut dalam sebuah regukasi. Seperti misanya dalam rencana tata ruang dan wilayah (RTRW).

Penetapan lahan rawan bencana dalam ZRB hematnya hanya sebatas pada imbauan agar warga tidak lagi beraktifitas diatasnya.

“Ini yang masih kita tunggu sama-sama. Tapi sepanjang peruntukan belum ditetapkan pemerintah maka belum ada istilah penghapusan lahan. Soal RTRW, itu domain pemerintah,”jelasnya.

Alfons dari BPN Sulteng menambahkan, sesuai undang -undang (UU) nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria, penghapusan hak atas tanah bisa dilakukan tetapi dalam pengertian jika tanah dianggap musnah. Atau lokasinya tidak bisa ditemukan lagi.

Akan tetapi pengertian tanah musnah dalam UU tersebut perlu ditafsirkan bersama lebih dalam. Sebab lahan likiefaksi secara fisik masih bisa ditemukan melalui rekonstruksi kembali letak tanah sesuai sertifikat.

Karena itu sepanjang koordinat bisa ditemukan maka tanah tersebut masih sah sebagai milik warga.

“Namun status hukum menurut saya  status quo karena belum ada penetapan pemerintah untuk pemanfaatan lokasi. Jadi tak perlu cemaskan sertifikat sepanjang belum ada penetapan,”jelasnya.

Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, Rizal juga sependapat. Dari aspek hukum lahan dalam zona rawan masih status quo. Karena sejauh ini peruntukannya belum diatur.

“Itu akan diatur kemudian dalam Perda RTRW,”ujarnya.

Rizal pun berpendapat, zona merah yang ditetapkan dalam ZRB baru sebatas regulasi yang bersifat imbauan. Ini kata dia harus disikapi sebatas arahan dan imbauan sekaligus informasi .

“Harusnya belum bisa ada regulasi larangan.  Wali kota juga belum bicarakan secara zona merah.

Saat ini paparn Rizal,  pihaknya masih menunggu Perda RTRW dan rencana detail tata ruang( RDTR). Perda yang  mengatur zona merah ini  menurutnya  sedang dilakukan revisi berjenjang.

“Perda ini sebagai pegangan untuk mengatur peruntukan zona merah. Namun yang penting harus di itu bencana periodik,”jelasnya lagi.

Sementara itu pakar hukum tata negara, Aminuddin Kasim menyatakan bencana Palu menyisakan segudang masalah hukum. Namun tidak ada kepastian hukum dari negara. Harusnya negara segera memberikan kapastian hukum atas segala dampak bencana tersebut

Peran negara untuk memberi kepastian hukum pintu masuknya adalah UUD 1945 yang menyebutkan lahan dikuasai negara untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat. Ini kata dia bisa dijadikan penetrasi hukum untuk mengatur peruntukan kawasan zona merah.

Bicara soal hak kepemilikan warga. Negara menurutnya harus menyampaikan zona merah tidak bisa dibangun pemukiman. UU pokok agraria terkait definisi tanah musnah harus diperbaharui.

“Karena UU ini dibuat  tahun 1960. Mungkin saat itu pengertiannya bukan lahan likeluefaksi,”jelasnya.

Aminuddin mengaku awal kesemrawutan masalah hukum paska bencana di Palu adalah soal status bencana yang hanya sekedar bencana daerah.  Jika berkaca pada bencana Aceh, yang ditetapkan bencana nasional,  maka masalah kekosongan hukum ia yakini bisa teratasi.

“Bencana Aceh oleh SBY dijadikan status nasional melalui peraturan pengganti undang undang. Dan salah satu isinya mengatur tentang definsi tanah musnah.  Ini sebagai penetrasi hukum harus masuk untuk mengatur  tanah agunan di perbankan. Di Aceh itu tidak ada lagi hutang,”jelasnya.

Karena itu inti dari segala masalah yang mencuat paska bencana di Palu karena tidak adanya dasar hukum yang mengatur.

“Jika ini tidak segera ditetapkan maka saya menilai negara ini gagal melindungi rakyatnya,”pungkas Aminuddin.(mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam