Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

APBD Palu 2019 Naik Rp2,1 T Lebih

PALU EKSPRES, PALU – Terjadi perubahan angka dalam postur APBD Kota Palu tahun 2019. Dari total APBD senilai Rp1,3 triliun lebih menjadi Rp2,3 triliun lebih. Penambahan anggaran dalam APBD terjadi karena masuknya dana hibah rehabilitasi -rekontruksi dampak bencana di Kota Palu.

Kepala Bappeda Palu, Arfan menjelaskan, dana hibah yang masuk dalam mekanisme APBD sebesar Rp820milyar lebih. Dana hibah tersebut jelas Arfan, dioperasionalkan melalui dua organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak Rp31milyar dimasukkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sisanya Rp700milyar lebih tercatat sebagai hibah yang masuk ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.

Masuknya dana itu kata Arfan secara otomatis juga ikut mengubah struktur belanja daerah kota Palu. Belanja tidak langsung pada tahun anggaran 2018-2019 tercatat berada diangka 47persen. Dengan masuknya dana hibah, belanja tidak langsung naik menjadi 63 persen.

Sebelum dana hibah rehab-rekon, Argan menjelaskan pada pertengahan tahun 2019 juga masuk dana stimulan sebesar Rp82milyar lebih yang diperuntukan bagi rumah rusak berat sebanyak 1.954 unit. Sejauh ini telah terealisasi sekitar Rp50 miliar lebih.

Dana hibah rehab-rekon yang masuk dalam mekanisme APBD Palu, lanjutnya turut mengubah rencangan APBD tahun 2020 serta rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Perubahan RPJMD juga ingin memprioritaskan mitigasi bencana. “Mengapa sampai mitigasi bencana menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah. Karena terjadinya perubahan struktur Pagu anggaran pada mitigasi bencana kita,”sebutnya.

Selain itu, penataan ruang pasca bencana kota Palu juga mengalami perubahan. Dimana dokumen RT/RW saat ini sedang dibahas. Perubahan RPJMD jelas Arfan bisa dilakukan jika terjadi perubahan mendasar. Hal ini mengacu kepada UU Nomo 23 tahun 2014 Tentang pemerintahan daerah.
“Perubahan yang mendasar, salah satunya karena terjadinya bencana alam,”tandasnya. Anggota DPRD Palu Armin meminta Bappeda Palu untuk memberi seluruh rincian dana hibah tersebut untuk dibahas bersama. Menurutnya, dengan bantuan hibah dari pemerintah pusat tersebut, APBD Kota Palu, mengalami peningkatan. dari Rp1,3 triliun menjadi Rp2,138 triliun.
“Kalau ada daftarnya dana hibah untuk bencana kota Palu, kemana semua. Mohon dilampirkan dalam rapat-rapat berikutnya,”pungkas Armin. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital