Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Smart Farming, Pascabencana di Nobiru Village, Kota Higashi Matsushima

PALU EKSPRES– Inisiatif kelompok tani yang tergabung dalam perusahaan kemitraan Agried Naruse di Nobiru Village, Kota Higashi Matsushima untuk bangkit dan kembali bertani setelah diterjang dan terendam pasang tsunami patut diberi apresiasi.

Pengalaman ini diperoleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tengah Dr. Hasanuddin Atjo  saat studi banding bersama beberapa organisassi peranaka daerah (OPD) di wilayah bencana Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) ke Tokyo, Jepang, 5 hingga 14 November 2019 atas fasilitasi JICA.

Menurut Hasanuddin Atjo, pascabencana 11 Maret 2011, warga di Nobiru Village, Kota Higashi Matsushima secara bersama kemudian membersihkan dan memperbaiki sistem pompanisasi, fasilitas irigasi dan membersihkan sampah- sampah yang tertimbun di permukaan sawah.

“Awalnya diperkirakan padi tidak akan hidup sampai tiga tahun karena kontaminasi garam. Namun dengan pengolahan tanah melalui pembalikan tanah, diairi dan dikeringkan secara berulang maka dalam setahun sudah dapat ditanami padi 2 kali dan kedelai 1 kali,” kata Atjo, Sabtu(9/11/2019).

Atjo mengatakan semangat yang ditunjukkan oleh kelompok bersama mitranya mendapat dukungan pemerintah dan sejumlah donatur memberikan bantuan peralatan dan dana

Kini, Agried Naruse Ltd. mengelola lahan pertanian 96,8 hektare untuk padi, kedelai, dan gandum. Lahan ini ada yang merupakan titipan masyarakat untuk dikelola karena faktor usia atau tidak ada keturunannya yang bisa melanjutkan. Dengan lahan seluas itu pengelolaannya dilakukan secara modern dengan mekanisasi berbasis aplikasi, pendekatan industri hulu-hilir. Hasil padi, kedelai dan gandum sebahagian besar diolah menjadi berbagai macam makanan seperti kue lapis dan makanan lainnya. Selebihnya dijual dalam bentuk bahan baku dengan mutu premium. Hal yang tidak kalah pentingnya bahwa usaha pertanian telah dimasukkan dalam muatan lokal kurikulum di tingkat pendidikan dasar, bahkan juga telah menjadi destinasi wisata.

Berdasarkan keberhasilan yang ditunjukkan oleh kelompok tani bersama mitranya itu menurut Atjo, dapat dipetik pelajaran bahwa, semangat, pantang menyerah, kebersamaan dan rasa ingin tahu yang tinggi menjadi modal dasar menuju kemandirian. Kondisi seperti ini menimbulkan simpati dari sejumlah pihak untuk memberikan bantuan dan dukungannya. Kemudian, agar bisnis ini dapat berdaya saing dan berkelanjutan maka pengelolaannya harus berorientasi hulu-hilir, mekanisasi berbasis aplikasi agar memiliki nilai tambah dan dapat diprediksi. Selain itu, sudah saatnya memasukkan dalam muatan lokal kurikulum di tingkat pendidikan dasar agar lebih awal ditanamkan rasa cinta terhadap sektor pertanian yang kini mulai ditinggalkan oleh generasi muda.

“Kasus di atas dapat menjadi referensi untuk menyusun sebuah model pengembangan Pertanian modern bagi petani di wilayah bencana Sulawesi Tengah, khususnya Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong,” ujarnya. (***/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital