Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Petani di Parimo Terpaksa Beli Benih dari Luar Daerah

PALU EKSPRES, PARIGI – Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Parigi Moutong, Nelson Metubun mengatakan, tanaman kedelai merupakan salah satu komoditas prioritas untuk mendukung peningkatan pangan daerah. Hal itu kata dia, melalui program upaya khusus padi, jagung, dan kedelai (Upsus Pajala) yang diharapkan dapat menopang pertumbuhan Nasional.

Menurut Nelson, petani di Parimo saat ini terpaksa mendatangkan benih kedelai dari Kabupaten Poso. Sebab, di daerah ini belum mampu memenuhi kebutuhan.  “Parimo belum maksimal memenuhi kebutuhan benih sehingga petani terpaksa membeli dari luar daerah guna memenuhi kebutuhan mereka,” kata Nelson kepada wartawan di Parigi, Kamis, 14 November 2019.

Di Parimo jelas Nelson, sebenarnya sudah ada desa mandiri benih. Namun kelompok tani masih kesulitan untuk memperoleh benih kedelai berkualitas unggul berstandar nasional untuk ditangkarkan. Sehingga, petani terpaksa membeli dari luar daerah guna memenuhi kebutuhan luas tanam.

Untuk mendukung peningkatan produksi pangan, Pemkab Parimo menargetkan produksi kedelai sebanyak 7.043 ton pada musim panen Oktober 2018- Maret 2019 dan April-September 2019. Ia mengatakan, musim tanam Oktober 2018 dan Maret 2019, luas lahan kedelai mencapai 1.860 hektar. Sedangkan untuk musim tanam April hingga September 2019 hanya seluas 1.658 hektar. Sehingga, total luas tanam tersebut seluas 3.518 hektar.
Sektor pertanian lanjutnya masih menjadi andalan di Parimo selain perikanan dan kelautan.

Dengan demikian pemerintah saat ini terus menggenjot komoditas tanaman pangan agar dapat memenuhi target yang telah ditetapkan termasuk padi dan jagung. Ia menambahkan, penetapan luas tanam telah disesuaikan dengan kemampuan ketersediaan lahan milik petani di Parimo. Sehingga, dari luas tanam 3.518 hektar Pemerintah Kabupaten Parimo menargetkan luas panen mencapai 3.350 hektar dengan produktivitas 31,02 kwintal per hektare.(asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital