Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Palu Anggarkan Rp 30,8 Miliar Tata Drainase di Palu Barat

Arfan

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mengalokasikan anggaran  sebesar Rp30,8milyar untuk peningkatan dan pengembangan infrastruktur perkotaan tahun 2020.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Palu, Arfan menyebut, dari anggaran itu juga difokuskan untuk peningkatan dan pembangunan terhadap seluruh drainase di Kota Palu.

“Jadi anggaran Rp30,8milyar tahun 2020 itu akan dipakai untuk memperbaiki seluruh drainase,”ungkap Arfan dalam Libu Ntodea, Jumat 15 November 2019 di Warkop Anshor Palu.

Menurutnya masalah penataan drainase dan trotoar di Kota Palu memang menjadi perhatian khusus Wali Kota Palu Hidayat. Penataan dan pengembangan infrastruktur menurutnya dikonsep dengan berbasis pada wisata dan budaya. Hal ini memang menjadi salah satu misi Pemkot Palu.

“Lima tahun belakangan masalah penataan trotoar ini direncanakan oleh tiga instansi,”kata Arfan.

Berdasar konsep itulah kemudian seluruh drainase dan trotoar dibangun lengkap dengan asesories.

Selanjutnya pengembangan infrastruktur tersebut dijalankan dengan pendekatan kawasan. Pendekatan dengan konsep ini diawali di kawasan Kecamatan Palu Timur. Namun untuk tahun 2020 nanti, pendekatan itu akan dilaksanakan di Kawasan Kecamatan Palu Barat.

“Anggaran itu adalah bentuk keseriusan Wali Kota Palu memperbaiki drainase yang selama ini menjadi masalah krusial kota,”sebutnya.

Arfan menjelaskan, prioritas tentang penataan drainase ini sudah dilakukan sejak tiga tahun belakangan. Namun 2019 prioritas ini berubah karena terjadi bencana. Sehingga baru bisa kembali dilakukan tahun 2020. Sementara Tahun 2019 jelasnya digunakan sebagai waktu untuk mengevaluasi pola pengembangan infrastruktur.

Yakni evaluasi terkait pola pembangunan drainase. Berdasarkan fakta yang ada, bahwa beberapa ruas jalan di Kota Palu tidak memiliki drainase. Sehingga kedepan direncanakan dalam setiap pembangunan jalan akan diawali lebih dulu dengan membangun drainase.

“Ini berkaitan dengan perencanaan. Sebab ternyata ada ruas jalan yang tidak memiliki drainase,”sebutnya.

Termasuk pula mengevaluasi masalah pelaksanaan oleh perusahaan mitra pemerintah yang beberapa diantaranya memang bermasalah.

“Untuk hal ini kedepan kami akan perbaiki fungsi pengawasan. Serta mendorong terbentuknya forum bersama lintas pemerintah. Karena ada tanggung jawab masing-masing yang melekat,”paparnya.

Sekaitan dengan upaya perawatan drainase, Arfan menambahkan Pemkot  juga perlu mendorong adanya tim khusus dari intansi dinas pekerjaan umum. Sebuah tim yang bertugas untuk merespon setiap keluhan masyarakat akan fungsi drainase.

“Banyak hal yang harus dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi drainase ini. Kita perlu ubah master plan drainase yang dibuat 1998. Dan paling penting adalah kesadaran masyarakat,”tandasnya.

Sekreatris Dinas Pekerjaan Umum Palu, Syarifudin menambahkan, anggaran Rp30,8Milyar itu akan difokuskan sebagian besar untuk memperbaiki drainase di Kecamatan Palu Barat.

“Seluruh jalan dan drainase di Kecamatan Palu Barat,”ungkapnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital