Minggu, 30 Agustus 2026
Palu  

Anjuran Pebanyak Makan Ikan Perlu Dibarengi Pemahaman Kualitas Ikan

IMG_20191121_093637

PALU EKSPRES, PALU– Anjuran memperbanyak makan ikan bagi masyarakat yang digaungkan oleh Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) perlu juga dibarengi dengan pemahaman pentingnya kualitas ikan yang dikonsumsi.

Pemahaman sebagian masyarakat masih memandang penting dari segi kuantitas, sementara dari sisi kualitas mereka masih mengesampingkannya.

“Kita tidak boleh menafikan bahwa kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi ikan sebagai upaya meningkatkan sumber daya masyarakat, sudah mulai terbangun dengan baik tapi dari sisi kualitas ikannya terkesan masih diabaikan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng Dr. Hidayat Lamakarate pada sambutan lepasnya disela-sela membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulteng pada Rapat Koordinasi dan Pengukuhan Pengurus Forikan Sulteng, Rabu 20 November 2019 di
Gedung Pogombo kantor Gubernur.

Hidayat mengatakan Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang bercirikan wilayah kelautan memang memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat melimpah. Sebagai contoh, Kabupaten Parigi Moutong yang memiliki panjang garis pantai kurang lebih 400 kilometer yang memanjang dari Parigi hingga Moutong. Panjang garis pantainya itu bisa dilihat di peta hampir menjangkau setengah lingkaran leher Pulau
Sulawesi. Begitupula Kabupaten Banggai Kepulauan yang memang sudah menggambarkan daerah itu memiliki wilayah perairan yang luas. Termasuk Kabupaten Tojo Una-una yang merupakan daerah kepulauan. “Hal yang sama untuk Kabupaten Banggai Laut, memang nama kabupatennya sudah mencantumkan ada lautnya. Hanya Kabupaten Sigi daerah kita yang tidak memiliki laut,” ujarnya.

Kondisi yang banyak memiliki perairan ini lanjutnya memungkinkan masyarakat yang mendiami wilayah Sulteng banyak mengkonsumsi ikan.

Namun sangat disayangkan kata Hidayat, masyarakat kurang memperhatikan kualitas ikan yang dikonsumsinya. Ia mengilustrasikan kebiasaan masyarakat mengkonsumsi ikan tersebut ibarat ikannya sudah tidak memiliki kandungan omega 3 lagi. Padahal, kandungan omega 3 yang sangat diperlukan sebagai asupan gizi untuk
meningkatkan kecerdasan masyarakat.

Menurut Hidayat, Palu Mara adalah salah satu masakan yang terbuat dari olahan ikan yang banyak digemari masyarakat di Sulteng. Kebiasaan masyarakat jika masakan ini masih tersisa, biasanya diolah kembali dengan menggorengnya agar bisa kembali dikonsumsi.
“Bayangkan sudah berapa kali dimasak,” ujarnya.
Kalaupun hari selanjutnya kata Sekdaprov, masih ada yang tersisa, itupun kembali diolah menjadi ikan suir-suir. Bahkan, kalau masih ada tersisa, dibuat menyerupai abon hingga sulit digambarkan lagi kalau masakan itu diolah dari ikan.

“Karena sudah beberapa kali diolah dan sudah bermalam beberapa hari sehingga bisa dibilang kandungan omeganya terisisa satu yang masuk ke dalam tubuh, yang duanya lagi tersangkut di wajan atau belanga karena sudah beberapa kali diolah hingga bentuknya lagi sudah tidak bisa digambarkan kalau makanan itu berasal dari ikan,” ujarnya berseloroh disambut gelak tawa peserta dan tamu undangan.

Olehnya, ia menganjurkan kepada pengurus Forikan agar mensosialisasikan pentingnya kualitas ikan yang dikonsumsi.
     
Sementara itu Ketua Forikan Sulteng Hj. Zalzulmida A. Djanggola dalam sambutannya mengatakan kualitas ikan yang dikonsumsi perlu juga diperhatikan.
Upaya untuk menjaga kualitas ikan yang akan dikonsumsi katanya, pernah digaungkan pada kegiatan Forikan yang dilaksanakan beberapa tahun lalu di Kabupaten Sigi.
Program tersebut berupa pemberdayaan terhadap pedagang ikan keliling dengan memberi bantuan box pendingin. Sehingga, ikan yang dijual bisa menjangkau wilayah terpencil dan kualitas ikan masih tetap terjaga,” ujarnya.

Dengan kualitas ikan yang masih terjaga katanya, tentunya kandungan Omega 3 nya masih terjaga. Karena zat ini yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat sekaligus menekan angka stunting di Sulteng.

Ia menjelaskan alasan mengapa persoalan stunting menjadi tema garapan utama kepengurusan Forikan periode 2020-2023. Sebab, angka stunting di Sulteng terbilang masih tinggi. Dan, untuk menekan tingginya angka stunting tersebut, melalui anjuran memperbanyak makan ikan dan tidak mengabaikan kualitas ikan yang akan dikonsumsi adalah merupakan solusinya. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam