Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Tanggul Sibeleta Mulai Dibangun, Bakal Dibangun Tambatan Perahu di Empat Titik

PALU EKSPRES, PALU – Pembangunan kawasan tangguh bencana Silebeta berupa tanggul pengaman Pantai Teluk Palu dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan Minggu 24 November 2019, oleh Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetimpo didampingi Gubernur Sulteng Longki Djanggola serta pejabat terkait di Kawasan Taman Ria Palu, 24 November 2019.

Sibeleta adalah akronim dari Silae Lere, Besusu Barat dan Talise, kawasan yang kelak akan dilalui tanggul ini, yang membujur sepanjang 7 kilometer dari ujung barat Taman Ria, Kelurahan Silae hingga ujung timur di Kelurahan Talise. Sumber dana berasal dari pinjaman luar negeri JICA-Jepang dan ADB.
Wamen PUPR John Wempi Wetimpo, mengklaim, setidaknya akan ada tiga manfaat pembangunan tanggul pengaman pantai tersebut, yakni, melindungi warga dari ancaman air pasang, memberikan rasa aman dari kemungkinan terjadinya air pasang serta mendukung pembangunan infrastruktur yang berkaita dengan kondisi aman dari ancaman air pasang.

Selanjutnya Wamen menjelaskan, untuk merealisasikan tanggul yang diperkirakan rampung akhir tahun 2020 itu, akan ada tiga pekerjaan besar, yakni pembangunan tanggul itu sendiri, rehabilitasi inlet dan outlet saluran drainase sepanjang 7 kilometer dan pembuatan tambahan perahu di empat titik.

Dikatakannya, pembangunan tanggul akan diikuti pula dengan penanaman bakau berbasis partisipasi masyarakat, serta pembangunan akses logistik dan kawasan wisata yang tinggikan serta tsunami shelter yang terintegrasi dengan rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan di sepanjangn pantai. Salah satunya adalah pembangunan IAIN Datokaramah Palu.

Masih di sepanjang pantai, di sana akan dibangun pula kawasan terbuka hijau serta pembangunan jembatan Palu IV-salah satu ikon Kota Palu. Karenanya ia mengharapkan dukungan semua pihak tak saja pemda melainkan masyarakat untuk menghadirkan kembali kawasan pantai Kota Palu seindah wajah aslinya.

”Bahkan lebih indah dari yang dulu,” tutupnya mengakhiri. (kia/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital