Minggu, 9 Agustus 2026
Opini  

Untung Rugi Dua Opsi Tentang Benih Lobster

IMG_20191222_180400

Oleh Hasanuddin Atjo (Kepala Bappeda Sulteng)

Informasi yang berkembang di medsos dan media online bahwa masalah benih lobster belum final apakah ekspor tetap ditutup atau dibuka dengan sistem kuota.

Beberapa hari lalu saya menawarkan dua opsi dalam mengurai persoalan Permen 56 Tahun 2016 tentang Larangan Ekspor Benih Lobster dan lobster dewasa kurang dari 200 gram.

Opsi pertama adalah menutup sama sekali ekspor benih lobster, kemudian segera mengembangkan budidayanya dengan inovasi dalam negeri, serta membuka kesempatan investasi Vietnam.
Opsi kedua adalah membuka ekspor benih dengan sistem kuota (buka-tutup) sambil mempersiapkan infrastruktur budidayanya dan membuka kesempatan investasi Vietnam.

Nilai minus opsi pertama antara lain adalah berkurangnya kesempatan nelayan penangkap benih lobster untuk kesejahteraan mereka yang selama ini mereka rasakan.

Namun nilai plus yang dapat diperoleh antara lain, Pertama ada percepatan transformasi teknologi membesarkan Fhylosoma sampai Puerelus dan Juvenil serta Pembesaran Juvenil sampai lobster dewasa untuk diperdagangkan, dan calon induk bagi kepentingan restocking dan pembenihan ke depan. Ke dua, infrastruktur perbenihan air laut yang dimiliki oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah dapat dioptimalkan lagi untuk menunjang program ini, karena selama ini dipandang tidak maksimal. Ke tiga, nilai tambah akan diperoleh oleh pembudidaya dan nelayan penangkap benih, meskipun nelayan harus “berpuasa” beberapa saat karena menunggu berkembangnya budidaya secara masif. Selain itu devisa yang diperoleh negara akan lebih besar ketimbang mengekspor benih.

Bila opsi kedua yang diambil maka nilai minusnya antara lain sulitnya pengawasan dan pengendalian terhadap eksploitasi dan perdagangan benih. Sedangkan dilarangpun masih sempat diselundupkan, apalagi kalau dilegalkan, sehingga di kuatirkan akan mengancam kelestarian. Selain itu diprediksi akan ada konflik lagi bila saatnya ekspor benih ditutup karena budidaya sudah berkembang masif.

Sedangkan nilai plusnya adalah terbuka kesempatan nelayan penangkap benih segera memperoleh pendapatan yang lebih besar.

Dari gambaran di atas tentunya pemerintah sudah dapat mempertimbangkan opsi mana yang akan di pilih. Saya meyakini bahwa pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan di bawah menteri yang baru Edy Prabowo dapat mengambil keputusan terbaik. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization