Minggu, 9 Agustus 2026
Opini  

Catatan Menyongsong 2020, Update Isi Bagasi Pikiran

IMG_20191221_091038

Dr.Hasanuddin Atjo (Kepala Bappeda Sulteng)

SELASA 31 Desember 2019 jam di android menunjukkan pukul 07.45 WITA, saatnya apel kerja pagi. Sengaja saya mengambil pimpinan apel dengan tujuan akan memberikan pesan-pesan kepada seluruh staf menyongsong tahun baru 2020.

Peserta apel kerja pagi tidak seperti biasa, hanya sekitar separuh dari hari-hari sebelumnya. Pikiran saya, mungkin yang tidak hadir ini beranggapan bahwa setiap 31 Desember adalah fakultatif. Pedahal tidak ada pemberitahuan atau surat edaran resmi dari pemerintah. Jadi hukumnya wajib masuk.

Saya mulai memberikan arahan bahwa yang tidak sempat hadir tidak perlu kita persoalkan, sehingga kita yang hadir tidak terpengaruh untuk kemudian ikut-ikutan untuk tidak hadir pada kesempatan lain. Jangan terperangkap dengan pikiran-pikiran kita sendiri oleh pengaruh lingkungan sekitar yang kurang produktif. Karena itu akan menghambat kemajuan.

Setiap orang memiliki bagasi atau daya tampung pikiran yang berbeda satu dengan yang lain. Ada yang memiliki kapasitas besar, sedang sampai yang paling kecil. Yang menentukan di sini adalah bagaimana kualitas dari isi bagasi pikiran seseorang, bukan daya tampung atau kapasitasnya. Memang paling ideal kalau seseorang memiliki kapasitas besar dengan isi yang berkualitas.

Saya memberikan ilustrasi bahwa kapasitas bagasi pikiran seperti kulkas di rumah dan isinya terkait dengan bahan makanan dan minuman. Ada ikan, daging, susu, minuman kemasan sampai kepada bumbu. Setiap jenis makanan dan minuman sudah disediakan tempatnya masing-masing sehingga menjadi rapi dan tidak tercampur aduk.

Dalam realitasnya ada kulkas di rumah tangga isinya telah disesuaikan dengan peruntukannya dan ada juga yang belum sesuai dengan peruntukannya. Boleh jadi karena mereka kurang memahaminya.

Yang lebih parah lagi kalau isi kulkas seperti minuman kemasan sudah kosong, namun masih disimpan di kulkas. Sehingga yang baru dan masih segar tidak dapat masuk karena tidak ada tempatnya. Saya katakan ini namanya “kaleng-kaleng”. Istilah gaul anak milenial Makassar terhadap sesuatu yang tidak produktif. Peserta apel kerja pada tersenyum bahkan ada yang tertawa lepas.

Saya melanjutkan arahan bahwa kita harus mengevaluasi diri kita sebagai koreksi terhadap kinerja kita selama tahun 2019. Kinerja kita akan dipengaruhi oleh kapasitas dan kualitas bagasi pikiran kita masing-masing. Apakah kita sudah menempatkan bahan makanan dan minuman pada tempatnya. Apakah kita sudah mengelolanya dengan baik seperti mengganti minuman kemasan yang kosong dengan yang baru,. Semua pada serius mendengarkannya, padahal matahari sudah mulai bersinar cukup terik.

Kalau belum, maka kita harus mengapdate kualitas isi bagasi pikiran. Caranya adalah keluarkanlah pikiran-pikiranyang membuat kita tidak produktif dan menggantinya dengan yang produktif.

Lebih lanjut saya katakan bahwa ke depan secara umum ada dua landasan pembangunan kita. Pertama, adalah berbasis transformasi digital dan tataruang. Kedua, pengelolaan dengan gaya kepemimpinan Penta Heliks. Dahulu gaya kepemimpinan dalam pengelolaan pembangunan dikenal dengan ABG yaitu integrasi Academic, Bussines dan Goverment atau disebut juga Triple heliks. Saat ini bergeser ke Penta Heliks atau disingkat ABCGM yaitu Academic, Bussines, Community, Goverment dan Media.

Peserta semua masih serius mendengarkan arahan, dan menurut hemat saya mereka masih ingin mendengar bahasan lebih dalam tentang pembangunan berbasis Transformasi digital dan tata ruang serta pengelolaan berorientasi Penta Heliks.

Keinginan mendengar bahasan lebih lanjut tergambar dari gestur tubuh mereka di saat saya menyampaikan bahwa arahan akan kita akhiri dengan pesan Selamat Tahun Baru 2020, semoga kita semua menjadi generasi yang adaptif, inovatif dan update. Jangan jadi generasi “Kaleng-Kaleng” dan semua kembali tertawa ngakak.***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization