Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Perekrutan TP4 Atas Petunjuk BNPB RI

PALU EKSPRES, PALU– Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Kota Palu telah merekrut sebanyak 352 Tim Pendamping Percepatan Pembangunan Perumahan (TP4). Tim ini nantinya mendampingi masyarakat untuk memanfaatkan dana stimulan perbaikan rumah rusak tahun 2020.

Jumat 3 Januari 2020 pekan lalu, 352 TP4 ini bahkan telah mengikuti pelatihan pra tugas di Palu Golden Hotel.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Palu, Gunawan, mengemukakan, perekrutan tenaga TP4 merupakan tinda lanjut dari buku panduan percepatan rehabilitasi – rekonstruksi pascabencana gempabumi, likuefaksi dan tsunami yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Bukan inisiatif Pemkot Palu ataupun wali kota,” kata Gunawan.

Pembentukan TP4 kata dia diatur dalam BAB III penduan BNPB tentang pengorganisasian percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) rumah. Dalam BAB ini diatur tentang pembagian tugas dan fungsi pengelola secara berjenjang dari tingkat kecamatan hingga provinsi.

Pada nomor 3 BAB ini jelas Gunawan disebutkan tugas pemerintah kabupaten kota dalam hal ini bupati dan wali kota memberi arahan dalam kebijakan umum dan srategi pelaksanaan RR rumah pascabencana.

Pertama, bupati dan wali kota menetapkan langkah strategis menghadapi kendala dan hambatan pelaksanaan RR rumah. Merumuskan strategi dan kebijakan dengan memperhatikan budaya dan kearifan lokal serta aspirasi masyarakat.

Kemudian kenetapkan surat keputusan penetapan penerima bantuan dana rumah hasil verifikasi dan uji publik.

Perekrutan TP4 jelasnya diatur dalam poin 5. Dimana bupati dan wali kota bertugas menetapkan atau mendelegasikan kepala pelaksana BPBD untuk menetapkan tim teknis, tim pendamping masyarakat dan tim pendamping desa atau kelurahan.

“Point 5 inilah yang menjadi dasar BPBD Palu melakukan perekrutan dan menetapkan TP4,”papar Gunawan.

Selanjutnya wali kota sebut Gunawan bertugas menyampaikan laporan akhir pelaksanaan RR kepada direktur jenderal perimbangan keuangan selaku KPA dan kepala BNPB cq deputi bidang rehabilitasi dan rekonstruksi yang ditembuskan ke Gubernur dan kepala BPBD tingkat provinsi.

“Alur penetapan TP4 ini perlu dijelaskan kepada masyarakat. Supaya masyarakat bisa mengerti bahwa tim tersebut dibentuk atas dasar panduan dan juknis Dari BNPB,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital