Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Pembukaan Masa Sidang Kedua, Bupati Sigi Berikan Penjelasan

PALU EKSPRES, SIGI-DPRD Kabupaten Sigi melaksanakan rapat paripurna masa persidangan kedua tahun 2020. Dengan agenda penjelasan Bupati Sigi atas pengajuan Ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Kamis 16 Januari 2020.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sigi Moh Rizal Intjenae, didampingi Wakil Ketua I Rahmad Saleh, dan Wakil Ketua II Torki Ibrahim Turra, serta dihadiri anggota DPRD dan para OPD dilingkup Pemerintahan Kabupaten Sigi.

Dalam rapat paripurna itu Bupati Sigi Mohamad Irwan mengatakan, diawal masa persidangan kedua ini, pemerintah daerah (Pemda) akan mengajukan rancangan mengenai peraturan daerah tentang perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2016.
“Pengajuan Raperda ini didasarkan atas bertambahnya kecamatan yang ada wilayah Kabupaten Sigi, yang sebelumnya berjumlah 15 kecamatan, saat ini menjadi 16 kecamatan yang telah ditetapkan melalui Perda Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pembentukan Kecamatan yakni Kecamatan Sigi Kota,”kata Irwan.

Lebih lanjut kata Irwan, pembentukan Kecamatan Sigi Kota merupakan hasil gabungan sebagian wilayah Kecamatan Sigi Biromaru, Kecamatan Dolo, dan Kecamatan Palolo.
Olehnya, kata Irwan, maka pengaturan perangkat daerah tentunya harus dirubah.
“Perubahan atas perda Kabupaten Sigi Nomor 5 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah yang memuat ketentuan tentang penambahan Kecamatan Sigi Kota sebagai bagian dari perangkat daerah Kabupaten Sigi, dapat diproses sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku,”jelas Bupati.

Ketua DPRD Sigi Mohamad Rizal, mengucapkan apresiasi kepada Bupati Sigi yang telah menyampaikan penjelasan tentang pengajuan Ranperda yang diajukan Pemda pada masa sidang kedua tahun ini.
“Setelah Bupati Sigi menjelaskan pengajuan Ranperda ini, DPRD Sigi nantinya akan menggelar kembali rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi atas Ranperda tersebut,” ungkap Rizal. (mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital