Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Ombudsman Sulteng Awasi Tata Kelola Perkebunan Sawit di Donggala

PALU EKSPRES, PALU – Ombudsman Sulteng melakukan focus group discussion (FGD) tentang Tata Kelola Perkebunan Sawit di Kabupaten Donggala, Senin (20/1/2020) bersama Pemerintah Kabupaten Donggala yang dihadiri Wakil Bupati Moh. Yasin.

“Selama ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor sawit banyak yang jebol sehingga merugikan bagi pemerintah di Kabupaten Donggala sehingga perlu ditingkatkan untuk diawasi dalam bidang perizinannya agar dapat meningkatkan PAD di Kabupaten Donggala,” kata Sofyan F. Lembah selaku kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulteng.
Hasil Kajian awal tersebut menemukan beberapa masalah antara lain tumpang tindihnya lahan, penarikan pajak yang tidak sesuai hitungannya, dan masalah perijinan.

FGD ini diharapkan dapat diklarifikasi data dan informasi seluruh temuan tersebut. Bukan hanya soal maladministrasi yang terjadi tetapi lebih terpenting adalah solusi kebijakan yang dapat memaksimalkan potensi pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di satu sisi dan pada sisi lain penyelamatan dan perbaikan kualitas lingkungan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Donggala,” kata Farid Sofyan Lembah.

Hal ini diamini oleh Moh Yasin dalam FGD tersebut. “Memang setelah saya lihat, PAD dari perkebunan sawit kepada pemerintah kabupaten sangatlah kecil,” kata Yasin.
Ia berharap hasil dari diskusi ini dapat meningkatkan PAD Kabupaten Donggala.

Sebelumnya Ombudsman Sulteng telah melakukan kajian awal tentang tata kelola perkebunan sawit di Donggala pada bidang Pendapatan, pengelolaan lingkungan, perizinan dan penguasaan lahan.

Kabupaten Donggala pasca bencana telah menjadi kabupaten dengan persentase tertinggi orang miskinnya, delapan belas persen, juga dengan pertumbuhan ekonomi hanya 5 persen dan angka pengagguran 3.7 persen.
“Semoga FGD ini bisa memberi kontribusi positif dalam Tata Kelola Kelapa Sawit yang lebih pro terhadap penyelesaian problematika tersebht di atas, minimal dalam penerimaan sektor Pajak,” kata Sofyan Farid. (**/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital