Sabtu, 5 September 2026
Opini  

Butuh “Papoji” Depan dan Belakang

83257128_189512502245787_9061227207430504448_n

Oleh  Hasanuddin Atjo

SENIN Pagi 20 Januari 2020 di Hotel Santika Bogor menghadiri Sisialisasi tatacara pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah (PPD) oleh Kementerian Bapemas.

Salah satu agenda yang dinilai strategis dalam pemberian penghargaan itu adalah inovasi daerah yang kontentnya dominan dari kreatifitas daerah. Ini tambahan indikator yang diperdalam dan diukur dalam menilai kemajuan pembangunan di daerah. Tidak mesti daerah yang sudah maju akan lebih berpeluang, karena yang diukur adalah percepatannya. Acara berakhir sebelum waktu lunch (makan siang).

Sore hari tidak sulit mencari kendaraan. Dengan menumpang taxi aplikasi Grab meluncur ke Jakarta dan situasi lalu lintas relatif lancar, kecuali dari arah Jakarta. Seperti biasanya dalam perjalanan membuka media online dari smartphone dan tertarik pada satu ulasan tentang Pilkada 2020.

Inti ulasan dalam media online itu bahwa Indonesia membutuhkan sejumlah pemimpin yang berkualitas, mampu berpikir multi dimensi, bukan hanya sekedar dipoles untuk dimenangkan dalam pertandingan Pilkada .

Dicontohkan beberapa pemimpin daerah yang masuk kriteria itu di antaranya Jokowi (sewaktu Gubernur DKI), Ridwan Kamil saat menjabat walikota Bandung, Risma walikota Surabaya, Hasto Wardoyo saat menjabat bupati Kulon Progo dan Nurdin Abdullah saat menjabat bupati Bantaeng.

Ulasan itu juga mengkuatirkan bahwa politik transaksional diprediksi masih mendominasi jalannya proses Pilkada 2020, namun ada keyakinan bahwa akan lebih baik, namun berpulang kepada pemilik hak suara, partai pengusung dan lembaga penyelenggara. Kasus lembaga penyelenggara yang “masuk angin atau bocor halus” pun juga ikut diulas.

Saya berpikir sejenak untuk menentukan Judul dari catatan pinggir yang akan dipubilkasikan. Akhirnya ketemu dan sebelum mengetiknya tertawa geli sendiri, karena berhubungan dengan istilah “kantong” dan dalam bahasa pergaulan di Sulawesi Tengah disebut “Papoji”.

Jadilah judul catatan pinggir bahwa untuk menjadikan daerah yang hebat, Indonesia hebat di tahun 2045 dibutuhkan pemimpin-pemimpin di daerah yang memiliki “ PAPOJI DEPAN dan BELAKANG”.

Papoji atau kantong depan dianalogkan dengan pikiran-pikiran cerdas, kreatif, kekinian, terukur yang berorientasi solusi dari seorang pemimpin.

Makanya  dalam setiap memberikan sambutan umumnya seorang pemimpin mengambil catatannya dari kantong depan, bukan kantong belakang.

Ternyata juga tidak cukup hanya memiliki kantong depan, juga harus diimbangi dengan isi kantong belakang, dikarenakan kualitas berdemokrasi kita yang masih rendah. Penelitian Prof. Budiono, mantan wakil Presiden era SBY mengemukan bahwa demokrasi akan berkualitas bila pendapatan per kapita sekitar 6.000 dolar US atau setara 84 juta rupiah dan saat ini baru sekitar 57 juta rupiah/kapita/tahun.

Apalagi angka pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan negeri ini masih tinggi yang diduga menjadi pemicu maraknya sejumlah demonstrasi yang sebahagian pesertanya sekedar ikut ramai tanpa paham substansinya dan hanya ikut karena imbalan transaksional ala kadarnya. Ini semua karena masalah Papoji belakang dan tentunya memprihatinkan. Dan harus segera dicari solusinya.

Indonesia dikaruniakan potensi sumberdaya alam yang luar biasa hebatnya, ditambah lagi dengan iklim tropis yang memberi kesempatan dapat memproduksi pangan sepanjang tahun dibanding wilayah sub tropis. Negeri ini sudah kalah dengan Vietnam meskipun luasnya tidak kebih besar dari wilayah Pulau Sulawesi dan baru merdeka sekitar 50 tahun yang lalu.

Pemimpin daerah yang memiliki Isi “Papoji Depan” yang bernilai, sudah barang tentu akan mempertebal Isi “Papoji Belakang” yang kemudian bisa memperbaiki kualitas demokrasi, mengurangi pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan atau rasio gini (beda berpendapatan tinggi dan rendah).

Bila Papoji belakang sudah berisi, maka masyarakat tidak lagi mempersoalkan naiknya iuran pembayaran BPJS, dicabutnya sejumlah subsidi. Jangan lagi Pemerintah dibebankan untuk itu.

Harapannya bahwa semua yang terkait (pemilik hak suara, hak usung, lembaga penyelenggara) atas lahirnya pemimpin daerah yang bisa membuat perubahan, lompatan-lompatan tidak lagi “terperangkap” dengan isi Papoji belakang, tetapi juga sudah mengedepankan Isi Papoji Depan. SEMOGA.

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam