Minggu, 30 Agustus 2026
Palu  

Sulteng Urutan 11 Serapan ABPD 2019 Secara Nasional

PALU EKSPRES, PALU– APBD Sulteng per 31 Desember 2019 terealisasi Rp4,1 Triliun lebih atau  90,90 persen. Dari total APBD Sulteng tahun 2019 sebesar Rp4,5 Triliun lebih. Belanja tidak langsung APBD Sulteng  sebesar Rp2,3 Triliun lebih. Dapat terealisasi sebesar Rp2,1 Triliun lebih atau 89.89 persen.

Sementara alokasi belanja langsung sebesar Rp2,1 Triliun lebih dapat terealisasi Rp1,9 Triliun lebih atau 92.02 persen.

Demikian laporan Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng, Rudi Dewanto sekaligus sekretaris Tepra dalam rapat Tepra APBD Sulteng tahun 2019, Selasa 28 Januari 2020 di Kantor Gubernur Sulteng.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan realisasi belanja barang dan jasa dan belanja modal tahun 2019 yang terealisasi Rp1 Triliun lebih atau 93, 24 persen dari total belanja barang dan jasa. Dan, realisasi belanja  modal tahun 2019 sebesar Rp 835.999.247.690 atau 89.95 persen dari alokasi belanja modal.

Rudi Dewanto juga melaporan realisasi dana DAK baik fisik dan non fisik serta realisasi Dana Hibah BOS tahun anggaran 2019. Untun DAK non fisik sebesar Rp 178.490.041.081 atau 98,69 persen dari total anggaran Rp 180.863.402.394. Sementara realisasi RKUD DAK fisik sebesar Rp 350.594.837.352 atau 98.75 persen dari total anggaran Rp 355.022.848.001. Realisasi dana hibah BOS sebesar Rp 574.175.040.000 atau 80, 73 persen dari total anggaran Rp 711.255.525.000.

Berdasarkan data pelaporan realisasi APBD Provinsi se- Indonesia tahun anggaran 2019 per 27 januari 2020, Sulteng berada pada urutan 11. Sedangkan realisasi APBD tahun 2019 tingkat kabupaten/kota dengan realisasi tertinggi adalah Kabupaten Morowali Utara.

Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dalam arahannya mengapresiasi seluruh kepala OPD atas kehadiran dan kerja kerasnya. Walaupun kata dia masih perlu perhatian. Akan tetapi dibanding dengan tahun sebelumnya ada kenaikan realisasi 0,13 persen.

“Dalam kondisi bencana, walaupun ada kenaikan tetapi harus kita evaluasi apa kendala dan permasalahan yang terjadi pada masing masing OPD,” kata Longki.
Gubernur pun langsung meminta klarifikasi dan penjelasan kepada masing -masing OPD untuk dicarikan solusinya dalam kesempatan itu. Kemudian meminta Kepala OPD agar lebih serius memperhatikan serapan anggarannya sesuai dengan target.

“Jangan mengejar realisasi pada injuri time  karena kondisi tersebut juga menjadi perhatian Menteri Keuangan RI Indonesia,” ujarnya.

Longki berharap OPD lebih tertib dalam pengelolaan anggaran dan sesuai dengan ketentuan perundang- undangan. Serta meminta agar pemerintah propinsi tertib, patuh dan disiplin dalam menyampaikan laporan laporan penyelenggaran pemerintahan ke pemerintah pusat.

Kepada Bappeda Sulteng, Longki meminta segera menerapkan pelaksanaan RKPD dengan sistem elektronik.
Sedangkan kepada pemerintah kabupaten /kota, Longki mengingatkan agar yang belum melaporkan hasil Tepra tahun 2019 untuk segera melapor. Karena menurutnya, hal itu dapat mempengaruhi penilaian hasil Tepra tingkat provinsi.

“Saya juga meminta agar target realisasi anggran tahun 2020 dapat mengacu pada usulan target Biro Administrasi Perekonomian dan Pembangunan TW I  sebesar 10 persen, TW II 30 persen , TW III  40 persen dan TW IV sebesar 20 persen untuk menjadi perhatian seluruh OPD,” ujarnya. (humas pemprov sulteng)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam