Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Gubernur Sulteng: Dibalik Bencana Ada Berkah Pembangunan

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola mengatakan di balik bencana alam gempabumi magnitudo 7,4 pada 28 September 2018 yang menimbulkan kerusakan di tiga wilayah terdampak yakni, Kota Palu, Donggala dan Sigi namun juga membawa berkah dengan adanya pembangunan kembali dari kerusakan. “Terbukti dua kantor baru di Palu yakni Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam di lingkungan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan diresmikan penggunaannya hari ini,” kata Gubernur Longki ketika meresmikan gedung tersebut di Palu, Selasa (29/1/2020).

Gubernur Loingki mengatakan dengan adanya gedung yang sangat representatif ini tentu akan menambah semangat kerja bagi para pegawai yang ada untuk semakin meningkatkan kinerjanya.

“Kalau sebelumnya mungkin karena kantor rusak dan bekerja tidak nyaman, maka sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak semangat bekerja,” kata dia.

Apalagi baik gedung kantor Balai Besar TNLL dan BKSDA masing-masing bangunannya sangat memadai dan seharusnya akan lebih memotivasi pegawai yang ada untuk lebih meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Balai Besar TNLL merupakan pengelola kawasan cagar biosfer Lore Lindu selama ini banyak dihadapkan pada masalah-masalah yang terjadi di dalam kawasan konservasi. Termasuk bagaimana menjaga dan mengawasi keberadaan kawasan konservasi yang luasnya tidak sedikit itu.

“Sementara di satu sisi jumlah pegawai dan petugas yang ada di balai sangatlah terbatas. Sedangkan luas kawasan yang harus dijaga mencapai seluas 215.000 hektare yang terbagi dalam dua wilayah administrasi yakni sebagian masuk dalam wilayah Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi,” katanya.

Karena itu, dibutuhkan koordinasi dan sinergi bersama dengan semua pihak terkait yang ada di tingkat pusat dan daerah. Bekas pertambangan emas tanpa izin (PETI) Dongi-Dongi harus dijaga dan diawasi secara baik agar tidak lagi menjadi masalah seperti yang terjadi beberapa tahun lalu diserbu para penambang emas dan harus ditertibkan oleh petugas.

“Saya berharap ke depan ini Kepala Balai TNLL bisa lebih meningkatkan pengawasan dan pengtamanan bersama dengan pihak berwenang agar tidak ada lagi kegiatan di eks PETI tersebut,” pinta Gubernur.

Kepala Balai Besar TNLL, Jusman mengatakan kantor ini dibangun karena kantor yang lama mengalami rusak berat dan tidak bisa lagi digunakan setelah diterjang gempabumi beberapa waktu lalu. Kantor Balai Besar TNLL yang baru ini juga dilengkapi satu ruangan khusus untuk sekretariat forum cagar biosfer dan juga ada ruang presroom untuk jurnalis.

Hadir dalam peresmian itu adalah Direktur Kawasan Konservasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Diah Murtiningsih dan sejumah pejabat di jajaran Pemprov Sulteng dan Kabupaten Sigi. (humas pemprov sulteng)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization