Minggu, 9 Agustus 2026
Opini  

Ubah Bencana Jadi Berkah

Oleh: Dr. Hasanuddin Atjo

Tidak seorangpun yang suka dengan bencana, dan tidak seorangpun bisa menghindar bila bencana itu datang. Karena itu semuanya harus bisa mempersiapkan diri, bisa adaptif dan bahkan bisa “bersahabat “ dengan bencana agar tetap menjadi bagian dari isi planet ini.

Ada tiga klasifikasi bencana berdasakan penyebabnya. Pertama bencana yang disebabkan oleh faktor alam, kedua bencana non alam dan ketiga bencana yang disebabkan oleh faktor sosial.

Bencana yang disebabkan oleh faktor alam antara lain banjir, gempa, tsunami, liquafaksi dan lain-lain. Sedangkan bencana non alam terkait dengan gagal teknologi seperti jembatan runtuh, bangunan ambruk karena tidak sesuai spek; pengaruh modernisasi yang membuat banyak pengangguran seperti tergantikannya sejumlah transaksi manual oleh digital, wabah dan epidemi penyakit seperti Novel Coronavirus ( 2019-nCov) yang mematikan di Huan China yang lagi marak saat ini, dan membuat sejumlah negara menjadi waspada dan ketar-ketir karena kemungkinan penyebarannya.

Selanjutnya bencana sosial adalah yang terkait dengan konflik sosial horisontal antar kelompok atau antarkomunitas, konflik vertikal sampai dengan kasus teror dan radikalisme.

Jepang adalah negeri yang dominan dipengaruhi oleh bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami. Akibat tekanan bencana yang begitu dahsyat membuat masyarakat Jepang termotivasi untuk mengembangkan inovasi-teknologi bagaimana bisa hidup dan maju di wilayah yang sangat berpotensi gempa dan tsunami.
Mereka berpikir tidak mungkin mereka harus meninggalkan wilayahnya. Dan, pilihannya bagaimana bisa bersahabat dengan bencana.

Jepang mampu mengubah bencana menjadi berkah. Kini mereka menjadi negara dengan SDM yang tangguh, daya saing yang tinggi yang pada akhirnya menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi.

Kejadian gempa bumi bermagnitudo  9.0 pada Maret 2011 dan pasang tsunami sekitar 10 meter, tercatat sebagai bencana alam terbesar di Jepang yang membuat sejumlah wilayah di bagian timur porak-poranda.

Namun dengan ketangguhan SDM  dan inovasi teknologi yang mereka miliki, mereka dapat membangun kembali dengan konsep kebih baik lagi dengan semboyan “back built better”. Bahkan pengalaman mereka beradaptasi dan menangani dampak bencana telah ditularkan ke sejumlah negara.

Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah merupakan wilayah yang memiliki tiga potensi bencana itu , baik disebabkan oleh alam, non alam dan sosial.

Kalau mengambil contoh dari Jepang tadi dengan satu gangguan bencana saja,
mereka termotivasi luar biasa untuk mengembangkan SDM, dan mengembangkan inovasi/teknologi. Pertanyaan kemudian bagaimana kalau mereka menghadapi tiga jenis bencana itu. Apakah mereka akan lebih baik lagi.

Hasil diskusi dengan beberapa ekspert Jepang mengemukakan bahwa sesungguhnya manusia itu diberikan kelebihan berupa tekad dan potensi untuk bisa eksis dalam hidup dan mengelola wilayahnya. Semakin besar tekanan yang diterima, maka tekanan balik berupa motivasi dan semangat itu semakin besar lagi.

Analog dengan analisis itu, tentunya masyarakat Sulawesi Tengah umumnya dan khususnya wilayah Padagimo- Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong- akan memiliki potensi motivasi yang kebih besar karena besarnya tekanan. Apakah demikian?

Hasil diskusi dengan ekspert tersebut, kami sepakat bahwa kepemimpinan di masing-masing wilayah menjadi “key succes” atau faktor yang menentukan. Pemimpin adalah sumber energi yang paling kuat. Mao Che Tung, Lee Kuan You adalah dua contoh pemimpin yang berkarakter kuat untuk hal-hal itu. Karena itu pemimpin yang adaptif, inovatif dan update sangat-sangat dibutuhkan.

Provinsi Sulawesi Tengah di 2020 akan melaksanakan Pilkada untuk melahirkan Gubernur dan beberapa bupati/walikota. Diharapkan yang terpilih adalah yang mampu merubah bencana menjadi berkah, merubah tantangan menjadi peluang yang berujung kepada kemajuan.

Apalagi Ibukota Negara akan di pindahkan ke Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah dapat berperan sebagai (1) Jembatan penghubung dengan kawasan timur Indonesia melalui tol “Tambu-Kasimbar”, (2) Sebagai penyangga pangan, tenaga kerja, baterai lithium, bahan precast/pracetak bahkan air bersih, (3) Sulawesi Tengah dapat menjadi destinasi wisata oleh warga ibukota.

Keterpilihan pemimpin yang sesuai harapan, yang mampu mengubah bencana menjadi berkah, tantangan menjadi peluang berpulang kepada pemilik hak suara, partai pengusung dan penyelenggara Pilkada. Diharapkan ketiganya tidak akan salah pilih. SEMOGA.

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization