Sabtu, 5 September 2026
Opini  

JICA-JOCA di Bencana Sulteng

83792698_195933664937004_3567972045960511488_n

Oleh Hasanuddin Atjo

Japan International Council Agency-JICA dan Japan Overseas Cooperative Association -JOCA memberikan perhatian yang serius terhadap sejumlah pembangunan infrastruktur dan kehidupan masyarakat pascabencana multidampak 28 September 2018 di Sulawesi Tengah.

JICA dan JOCA merupakan lembaga swadaya masyarakat, LSM Internasional asal Negara Jepang. Kedua lembaga ini aktif memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang yang mengalami bencana, terutama gempa bumi dan pasang tsunami.

JICA bersama BAPPENAS fokus pada empat target yaitu membantu menyusun peta rawan bencana atau zona merah, membantu revisi tataruang di empat wilyah Padagimo (Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong), pembangunan infrastruktur jembatan Palu 4 atau jembatan kuning dan tanggul pengaman pantai teluk Palu serta pemulihan ekonomi masyarakat yang saat ini sedang berlangsung.

Bertempat di kantor Bappeda Sulawesi Tengah Senin, 27 Januari 2020, tim dari JOCA mendiskusikan tentang rencana program kerja mereka di tahun 2021 di Sulawesi Tengah, khususnya di kawasan Hunian Tetap (Huntap), Permanent Housing Community.

Hasil observasi tim JOCA di Palu dan Sigi, kembali didiskusikan di salah satu cafe Grand Indonesia Jakarta Kamis, 30 Januari 2020. Mereka akan memberikan edukasi terhadap komunitas di Permanent Housing atau hunian tetap, huntap, di bidang kesehatan dan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

Struktur kelembagaan dalam hal ini RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Wilayah) di lokasi huntap menurut tim JOCA menjadi salah satu kunci suksesnya program transformasi di bidang kesehatan dan ketangguhan terhadap bencana. Karena itu proses rekruitment RT dan RW bersama pemerintah setempat akan menjadi perhatian.

Dua lokasi huntap akan dipilih sebagai role model dan akan dikawal selama tiga tahun 2021-2024. Role model ini diharapkan menjadi tempat pembelajaran bagi huntap-huntap yang ada. Nantinya direncanakan akan membawa beberapa kepala OPD terkait dan stakholders lainnya belajar di Jepang terkait dengan transformasi itu.

Pembelajaran yang menarik dari JICA terkait dengan pemulihan ekonomi masyarakat atau livelihood yang sedang berlangsung ( Januari 2019 – Agustus 2020) adalah tahapan menemukan akar masalah sampai menemukan instrumen pemberdayaan yang sesuai dan memiliki daya saing.

Setidaknya ada empat tahapan yang dilakukan dalam temu-kenali instrumen pemberdayaan yaitu (1) Komunikasi dengan Pemerintah setempat di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, (2) Mekakukan observasi lapangan pada masyarakat yang terdampak, termasuk menggali aspirasi masyarakat, kemudian membuat sebuah desain pemberdayaan, 3) Mendiskusikan kembali bersama pemerintah setempat terjait penyempurnaan desain pemberdayaan, (4) Mengimplementasikan instrumen pemberdayaan itu, (5) Menyusun buku panduan atau Standar Operasional Prosedur sebagai salah output dari proses transformasi ini. Dan dapat dipergunakan untuk program pemberdayaan.

Point atau caratan penting dari proses transformasi ini mengajarkan kepada kita (1) Mendesain sebuah instrumen pemberdayaan harus “sempit dan dalam”, (2) Mengerjakan apa yang dicatat dan Mencatat apa yang dikerjakan, (3) Menggeser kebenaran dalam pikiran ke kebenaran dalam realitas. Terkait dengan point 3 di atas, di tahun 2019 sejumlah kepala OPD terkait dan beberapa stakeholders lainnya berkunjung dan belajar ke Jepang terkait dengan bagaimana penanganan pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Kemiskinan dan ketimpangan masih menjadi salah satu persoalan negeri ini. Di tahun 2019 angka kemiskinan nasional sekitar 9,7 persen dan provinsial Sulawesi Tengah berada di angka 13,7 persen .

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola terus memberikan perhatian terkait dengan masalah ini, dan telah memerintahkan kepada kepala badan perencanaan daerah untuk merancang instrumen pengurangan angka kemiskinan dengan target tingkat kemiskinan tembus di angka satu digit di tahun 2024. Dan rancangan itu telah didiskusikan dengan para wakil bupati/walikota sebagai ketua tim pengurangan angka kemiskinan di wilayahnya masing-masing.

Program subsidi (pupuk, benih dan peralatan), dana desa dan bantuan sosial merupakan upaya intervensi pemerintah dalam rangka pengurangan angka kemiskinan di daerah. Pembelajaran dari JICA terkait dengan pemberdayaan bisa menjadi salah satu referensi bagi daerah untuk menyusun instrumen-instrumen pemberdayaan.

Dan semua yang disampaikan di atas akhirnya berpulang kepada pemimpin daerahnya. Pilkada 2020 merupakan kereta terakhir untuk melahirkan pemimpin perubahan yang bisa membawa keluar daerahnya maupun masyarakatnya dari kemiskinan dan ketimpangan.

Karena itu pemilik hak suara, pemilik hak usung dan penyelenggara Pilkada harus memiliki keinginan kuat untuk mendapatkan pemimpin-pemimpin perubahan, agar di tahun 2045 Indonesia dapat menggapai tahun emas dengan indikator pendapat negara 7 triliun dokar US dari 1 triliun dolar US tahun 2019. Meningkatkan pendapatan masyarakat perkapita dari 4.000 dolar US menjadi 23.000 dolar US dan mendudukkan Indonesia di peringkat 5 dunia. SEMOGA.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam