Minggu, 30 Agustus 2026
Opini  

Medsos Bisa Kurangi “Paninja Pelabuhan”

84631962_196690478194656_5428272563979550720_n

Oleh Hasanuddin Atjo

Minggu, 2 Februari 2020, pukul 10.00 WITA, meninggalkan rumah riset dan produksi budidaya udang putih Vanamae, karena mengejar penerbangan di siang hari Makassar-Palu.

Langganan rental bernama Kallo yang selalu menjemput dan mengantar ke bandara, tiba 15 menit sebelum jam 10.00 WITA, dan saya bergegas untuk segera berangkat.

Beberapa saat kemudian, saya mulai membuka pembicaraan dan bertanya, Kallo? masih adakah yang suka tipu-tipu penumpang kapal yang turun di Pelabuhan?

Oh masih ada pak, namanya “Paninja” tapi kurang-kurang mi tidak seperti dulu, kata Kallo. Kenapa bisa?, banya mi namuat di medsos dan menjadi viral ki pak. Di tau mi orang modus na, sehingga tinggal 1 atau 2 saja yang jadi korban.

Kallo melanjutkan celotehnya, dulu sebelum orang kenal medsos “Paninja” meraja lela ki pak. Kenapa? , kalau kebetulan kapal sandar malam hari, diambil mi itu penumpang untuk tujuan tertentu dengan harga yang disepakati

Dalam perjalanan menuju tujuan sengaja ki berhenti di depan pekuburan, dan si “Paninja” bilang ini kuburan korban Paninja. Yang satu ini baru dikubur kemarin. Itu kuburannya masih basah. Jadi kalau kamu tidak mau bayar dua kali lipat, maka sama nasibmu dengan yang dikubur kemarin. Saya tertawa kecil sambil terus mendengar cerita Kallo.

Ada juga yang sengaja menaikkan upahnya dua-tiga kali lipat dari tarik normal, kemudian membawa penumpang itu ke terminal dan mengoper ke kendaraan umum untuk diteruskan.

Dari cerita “Paninja” di atas, ada dua makna yang dapat ditarik. Pertama akibat dari angka kemiskinan dan pengangguran yang tinggi, mempengaruhi orang berpikir instant dan mencari pekerjaan apa saja meskipun melanggar norma-norma kehidupan.

Kedua, medsos sangat ampuh untuk mengurangi “profesi Paninja” dan semacamnya karena dengan cepat menjadi viral dan orang akan tau. Karena itu kalau tidak mau jadi korban, maka harus melek dengan teknologi informasi yang sedang berkembang pesat.

Masih banyak lagi contoh-contoh yang dikemukakan di medsos untuk membangun sejumlah perubahan yang telah menjadi tuntutan. Termasuk praktek-praktek yang meresahkan masyarakat.

Tiga tahun lalu teringat sewaktu peluncuran buku Prof. Rhenal Gasali di rumah perubahannya. Salah satu pembahas dalam acara itu adalah Ridwan Kamil, Walikota Bandung. Beliau mengemukakan bahwa teknologi informasi sangat dahsyat manfaatnya bila digunakan secara benar.

Pengalaman Ridwan Kamil untuk sepakat dengan komunitas di satu pasar tradisional di tengah kota, tidak cukup satu bulan. Pedahal sudah lima priode walikota belum pernah terjadi kata sepakat.

Skenario yang dibangun oleh Ridwan Kamil adalah dengan membagikan HP android kepada tokoh-tokoh yang ada dalam komunitas itu, kemudian membuat washaap group.

Komunikasi terjadi setiap saat tanpa kenal waktu, dan langsung dapat tanggapan dari sang walikota. Dengan cara seperti ini, maka hasilnya tidak sampai sebulan disepakati sebuah kesepakatan. Satu cara yang bisa dicontoh. Kini Ridwan Kamil telah terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.

Tahun 2020 adalah pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah baik sebagai gubernur maupun sebagai bupati atau walikota. Sudah banyak terpasang baliho di sudut-sudut jalan maupun ruang-ruang publik. Bahkan ada yang sudah berkunjung ke lapangan dan ratap mula dengan masyarakat melakukan sosialisasi.

Masih jarang calon peserta kontestasi yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana Sisialisasi melalui akun pribadinya. Pedahal dengan medsos kita dapat mengembangkan dialog pendekatan Penta Helix terdiri dari (Akademisi, Bussines, Community, Goverment dan Media ABCGM), yang kebih murah dan lebih cepat.

Melalui media sosial di akun pribadi peserta kontestasi , masyarakat dapat mengetahui tentang konsep dan strategi membangun daerah dan bisa terjadi dialog terbuka yang sifatnya adu konsep, adu argumentasi yang saling menguatkan.

Sejumlah pengamat berharap kiranya masyarakat pemilik hak suara tidak lagi terperangkap dengan “janji” yang menbuat masyarakat terbuai dan senang. Saatnya masyarakat harus tau tentang konteks dan kontent dari sang calon peserta kontestasi.

Kiranya masyarakat tidak lagi terperangkap dengan sebutan “beli kucing dalam karung”. Artinya orang sudah tau bahwa di dalam karung itu ada kucing, tetapi orang belum tau apakah kucing itu mampu memainkan perannya sesuai janjinya.

Meminjam kata-kata Deng Xiaping, tokoh revolusioner China yang mengantar Negaranya menjadi terkemuka yaitu : “Warna Kucing tidak penting, tetapi yang penting Kucing itu mampu menangkap tikus”. SEMOGA.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam