Sabtu, 5 September 2026
Opini  

Gagasan dan “Uang Panai”

Oleh  Hasanuddin Atjo

Dialog Indonesian Lawyers Club, ILC di TV One, menjadi salah satu agenda yang digemari dan digandrungi sejumlah orang. Acara di Selasa malam tanggal 11 Februari 2020 dikemas diluar biasanya. Dirancang berkaitan dengan memperingati lahirnya TV One, 14 Februari 2008, yang kebetulan bertepatan dengan hari kasih sayang, Valantine Day.

Acara bertema “Menatap Indonesia ke depan Lewat ILC”, dipandu oleh host kondang, Karni Ilyas dan menampilkan narasumber lintas generasi antara lain, Jusuf Kalla, Emil Salim, Rizal Ramli, Mahfud MD, Ganjar Pranowo. Selain itu juga menampilkan Anies Baswedan, Erick Thohir, Sandiaga Uno, dan beberapa lainnya.

Rizal Ramli satu diantara narasumber yang cukup kritis malam itu. Dan, kadangkala kita juga membutuhkan masukan-masukan kritis untuk sebuah perubahan, menyongsong Indonesia maju tahun 2045 dan diprediksi pendapatan per kapita saat itu sebesar 23.000 dolar US.

Mengutip pernyataan kritis Ekonom, Rizal Ramli bahwa salah satu persoalan besar di negeri ini adalah “Money Politic” dalam Pilpres, Pileg dan Pilkada. Dan dikatakan juga bahwa ada baiknya partai politik dibiayai oleh negara, hanya saja dalam pengelolaannya pihak partai kedepankan profesionalisme.

Satu kutipan menarik, ketika Rizal Ramli bertemu Perdana Menter Belanda dan bertanya Mr. Perdana Menteri, anda habis berapa untuk menjadi Perdana Menteri?. Sang PM menjawab, pertanyaan anda sesungguhnya membuat saya tersinggung berat. Di negeri kami untuk menjadi PM tidak mengenal “uang panai” dan yang dikenal adalah gagasan-gagasan besar sang calon dan faktor inilah yang menjadi penentu keterpilihannya.

Dari dialog ini, bisa diambil pembelajaran dari dua negara dalam melahirkan pemimpinnya. Ada dua catatan penting yang bisa menjadi referensi dan bahan diskusi. Pertama terkait dengan pentingnya gagasan besar maupun lompatan berpikir, dan kedua masih diperlukan “mahar politik atau uang panai”.

Bisa dimaklumi kalau “uang panai” masih menjadi salah satu faktor penentu atas terpilihnya peserta kontestasi . Ini antara lain disebabkan partai belum memiliki sumber biaya mandiri untuk menunjang biaya operasional maupun biaya pemenangan “jagonya”.

Kedua,  pendapatan masyarakat utamanya di pedesaan masih rendah. Demikian pula tingkat kemiskinan dan pengangguran masih tinggi sehingga “uang panai” menjadi sebuah variabel yang masih dipertimbangkan.

Hasil penelitian Budiono, mantan Wakil Presiden di era kedua SBY mengatakan bahwa kualitas demokrasi ditentukan oleh tingkat pendapatan masyaralat. Standar minimal untuk itu di atas 6000 dolar US per kapita per tahun, sementara Indonesia baru mendekati 4.000 dolar US.

Bersama beberapa pengamat dalam satu dialog, memberi pendapat bahwa di Pilkada akan datang termasuk di tahun 2020, diprediksi akan banyak mengalami pergeseran atau perubahan paradigma, baik dari sang pemilik hak usung (partai) maupun pemilik hak suara (masyarakat).

Kedua, “rahim politik” itu, dan akan melahirkan pemimpin daerah, sebagian sudah mulai menyandingkan “ gagasan dan uang panai” untuk berdiri sama tinggi sebagai modal dasar menuju perubahan.

Ini merupakan langkah maju dan perlu diberi apresiasi, karena ini akan menjadi spirit atau semangat menggerakkan perubahan secara cepat. Harapannya adalah, kedepan perubahan ini menjadi gerakan masif.

Proses edukasi yang begitu cepat melalui media sosial, media online, media cetak dan media lainnya merupakan salah satu pendorong perubahan itu. Disamping itu, desakan dari sejumlah milenial generasi juga menjadi faktor pendorong dan diikuti oleh kesadaran sejumlah pihak negeri ini memerlukan pemimpin yang memiliki gagasan besar, lompatan atau kuantum berpikir tinggi.

Desa dan Kelurahan merupakan garda terdepan dari struktur pemerintahan. Merekalah yang memiliki sumberdaya, baik alam maupun manusia, bahkan telah disediakan dana APBN yang bersumber dari Kemendes dan Kementerian lainnya. Namun kondisinya secara umum masih belum sesuai harapan dan disini pula didapatkan masalah sosial yang tinggi.

Pemerintah melalui dana APBN telah mengucurkan dana desa dalam lima tahun terakhir sekitar 300 triliun rupiah, ditambah lagi dengan dana kementerian yang puluhan triliunan tiap tahun dan juga mendapat tambahan dana dari APBD Provinsi maupun Kabupaten dan Kota.

Lahirnya BUMD, Badan Usaha Milik Desa yang populer disebut Bumdes, jumlahnya sudah puluhan ribu, tadinya perannya diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi desa, namun yang sukses untuk kemajuan desa persentasenya dipandang sangat kecil.

Kesemua yang disebutkan di atas, lebih disebabkan oleh kualitas Sumberdaya manusia dalam melaksanakan tatakelola pemerintahan di garda terdepan.
Kondisi sumberdaya manusia yang dimiliki sangat bervariatif. Semakin ke timur kondisinya semakin perlu mendapat perlakuan yang lebih.

Jepang, setelah perang dunia ke dua mengubah pola konsumsi masyarakatnya dari karbohidrat bergeser ke makanan yang lebih bergizi dan menyehatkan seperti komoditas hortikultura, ikan dan sejumlah protein lainnya. Setelah 30 tahun, dengan konsep “Smart Village dan Smart Farming” , bangsa Jepang menjadi cerdas dan sehat dengan pendapatan per kapita (2018) sebesar 43.500 dolar US.

Karena itu peran Kepala Daerah, Gubernur dan Bupati/Wali Kota menjadi sangat strategis mewujudkan desa tangguh dan mandiri disetiap wilayahnya. Diperlukan sejumlah contoh “Smart Village” atau desa cerdas dengan pendekatan “Smart Farming” sebagai “role model”. Untuk selanjutnya menjadi banch marking bagi desa-desa lainnya. Hanya saja “Smart Village” itu harus diseriusi, dirancang dan dikawal oleh pihak-pihak yang kompeten. SEMOGA.

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam