Sabtu, 5 September 2026
Opini  

Keluar dari Kemiskinan, Lahirkan Desa Maju dan Mandiri

Hasanuddin Atjo

Oleh, Hasanuddin Atjo (Kepala Bappeda Sulteng)

Indeks Desa Membangun  (IDM)  adalah sebuah ukuran tingkat kemajuan atau status sebuah desa. Lima klasifikasi terkait dengan hal itu, yaitu desa dengan status (1) sangat tertinggal, (2) tertinggal, (3) berkembang, (4) maju serta (5) desa mandiri.

IDM  merupakan indeks komposit yang diperoleh dari rata-rata nilai indeks ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi atau lingkungan. Perhitungan ini menghasilkan nilai yang memberi status desa yang diukur. Yaitu (1) desa sangat tertinggal nilai IDM lebih kecil atau sama dengan 0,4907; (2) desa tertinggal antara 0,4907 – 0,5989; (3) berkembang 0,5989-0,7072; (4) Maju 0,7072- 0,8155; (5) desa Mandiri IDM lebih besar 0,8155

Sulawesi Tengah terbagi atas 13 kabupaten/kota, 166 kecamatan dan 1.842 desa. Berdasarkan nilai IDM tahun 2019, desa sangat tertinggal berjumlah 140 desa; tertinggal 952 desa; berkembang 696 desa; maju 53 desa dan mandiri 1 desa. Bila dipersentase, maka desa sangat tertinggal sebesar (7,60%); tertinggal (51,56%), berkembang (37,78%), maju (2,88%) dan desa mandiri ( 0,054%).

Di 2019 pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah membanggakan karena tertinggi di Indonesia, yaitu 7,15 %. Sayangnya prestasi ini belum diikuti dengan penurunan angka kemiskinan yang juga masih tingggi sekitar 13,78, mendudukkan Sulteng di peringkat ke 26 dari 34 Provinsi.

Skenario untuk keluar dari status ini telah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui perubahan Rencana Jangka Panjang Menengah Daerah, RPJMD 2016-2021; Rencana Kerja pemerintah Daerah , RKPD tahun 2021 dan Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2026. Kisi-kisi terkait dengan skenario untuk keluar dari kemiskinan, penganguran dan ketimpangan telah dirancang berbasis data IDM tahun 2019.

Dua skenario yang bisa dilakukan untuk mengurangi hal itu yaitu (1) Intervensi program seperti bantuan sosial, subsidi dan pemanfaatan dana desa; dan (2) Investasi Swasta termasuk memberi peran kepada Budan Usaha Milik Desa, Bumdes.

Berdasarkan data IDM, maka program intervensi Pemerintah sebaiknya lebih diprioritaskan kepada desa yang berstatus sangat tertinggal dan tertinggal yang jumlahnya masih tinggi sekitar 59,16% dari jumlah 1.842 desa. Selanjutnya program berkaitan dengan Investasi swasta lebih diarahkan ke desa yang statusnya sedang berkembang. Program pengembangan Smart Village, desa Cerdas dengan Smart Program dibidang produksi dan olahan seperti Smart Farming, Tourism, Handycraf menjadi pilihan yang strategis.

Dengan skenario seperti dibahas di atas, maka jumlah desa sangat tertinggal dan tertinggal akan bergerak ke status desa berkembang, dan selanjutnya desa berkembang bergeser ke desa maju dan mandiri. Bila ini dapat diimplementasikan dengan baik karena pemahaman dan komitmen yang tinggi dari pemimpin daerah, maka bisa dipastikan harapan kemiskinan tembus di angka satu digit di 2024 dapat direalisasikan.

Akhirnya Semua berpulang kepada pemimpin daerah yang terpilih di Pilkada tahun 2020. Harapannya kiranya pasangan yang terpilih dalam kontestasi Pilkada 2020 paham dan memiliki komitmen yang kuat untuk menurunkan kemuskinan, pengangguran dan ketimpangan serta meningkatkan pendapatan masyarakat sesuai dengan mandat yang diberikan kepadanya. SEMOGA

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam