Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Zainuddin-Nursalam Kandas Lagi Menuju Pilwakot Palu

index

PALU EKSPRES, PALU– Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) perseorangan Zainuddin Tambuala-Nursalam akhirnya benar-benar kandas menjadi peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu. KPU Palu kembali mengeluarkan berita acara penolakan dukungan yang diajukan Bapaslon ini.

Sebelumnya pada 26 Februari 2020, KPU menolak dukungan KTP elektronik Bapaslon ini lantaran tidak memenuhi kuota sebanyak 21. 396.

Keduanya lantas mengajukan gugatan sengketa Pemilu ke Bawaslu atas penolakan tersebut. Pada Sabtu 14 Maret 2020, melalui putusan Bawaslu Kota Palu nomor 001/PS.REG.ONL/72.7271/III/2020, gugatan keduanya dikabulkan sebagian.

Dalam putusannya Bawaslu Palu membatalkan BA 1 KWK perseorangan tentang berita acara hasil pengecekan pemenuhan jumlah dukungan dan sebaran dukungan dalam pemilihan Wali Kota Palu  pada tanggal 27 Februari 2020.

Memerintahkan KPU Palu melakukan pengecekan kembali secara menyeluruh dan cermat terhadap dokumen dukungan dan sebaran syarat dukungan Bapaslon perseorangan yang diserahkan pemohon pada tanggal 23 Februari 2020.

Serta memerintahkan menerbitkan berita acara hasil pengecekan pemenuhan jumlah dukungan dan sebaran dukungan yang menyatakan dokumen dukungan Bapaslon perseorangan diterima sepanjang telah memenuhi syarat sesuai ketentuan perundang -undangan dan memerintahkan termohon menindaklanjuti putusan paling lambat 3 hari setelah dibacakan.

KPU Palu lantas menindaklanjuti putusan itu dengan dengan menerbitkan keputusan KPU Palu nomor 41/HK.03.1-Kpt/7271/KPU-kot/III/2020 tentang pelaksanaan putusan Bawaslu  tersebut.

Dalam keputusan itu, KPU Palu juga kembali menjadwalkan waktu pemenuhan persyaratan dukungan yakni masing-masing penyesuaian syarat dukungan kembali pada tanggal 17 Maret sampai 19 Maret 2020.

Pengecekan jumlah dukungan dan sebaran pada 17 Maret sampai 20 Maret 2020 dan verifikasi administrasi serta kegandaan dokumen dukungan dimulai pada 21 Maret sampai 25 Maret 2020.

Namun sayangnya, hingga tanggal 20 Maret 2020, jumlah dukungan yang disesuaikan kembali tetap saja tidak memenuhi kuota syarat dukungan sebanyak 21. 396 dukungan.

Komisioner Divisi Hukum KPU Palu, Nurbia mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan berita acara B.1 KWK perseorangan. Yang memuat hasil pengecekan dan penyesuaian pada tanggal 20 Maret 2020.

Berdasarkan hasil pengecekan dan penyesuaian dukungan hingga tanggal 20 Maret 2020 pekan lalu, jumlah dukungan yang dianggap Memenuhi Syarat (MS) Bapaslon ini hanya sebanyak 19.568 dari total dukungan yang diajukan sebanyak 21. 528.

Sedangkan dukungan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) jumlahnya sebanyak 1.960 dukungan.

Menurut Nurbia, pengecekan dan penyesuaian itu merupakan lanjutan dari jumlah dukungan yang sebelumnya telah disesuaikan.

Terkait dengan penjadwalan kembali penyesuaian dan pengecekan dukungan, pihaknya telah mengundang secara resmi kedua Bapaslon untuk hadir langsung menyaksikan prosesnya. Namun dari tiga kali undangan itu, Bapaslon hanya sekali mengurus tim.

“Akhirnya kami putuskan untuk melanjutkan pengecekan tanpa kehadiran Bapaslon,”demikian Nurbia.

Untuk diketahui, awal penyerahan dukungan, Pasbalon ini hanya mampu memenuhi sebanyak 13.362 dukungan KTP e. Dari jumlah inipun, hanya 11.157 dukungan diantaranya yang memenuhi syarat (MS). 2.205 lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Saat batas penyerahan dukungan, Minggu 23 Februari 2020, jumlah dukungan Pasbalon ini sebenarnya telah cukup. Tepat jumlah dan sebaran. Yang diserahkan baik dalam  formulir B1 KWK atau data fisik. Maupun dalam formulir model B1.1KWK atau data elektronik yang diinput melalui aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Dalam data fisik jumlahnya bahkan melampaui syarat yakni 21.908.Begitupun data elektronik dalam SILON sebanyak 21.528.

Namun menurut Komisioner KPU Palu, divisi teknis penyelenggara, Iskandar Lembah, setelah penyerahan, dukungan itu masih harus disesuaikan antara data fisik dan elektronik. Waktu penyesuaian berlangsung hingga Rabu 26 Februari 2020 pukul 24.00WITA.

Hingga batas waktu tersebut, jumlah yang berhasil disesuaikan hanya sebanyak 13.362 dukungan. 11.157  dukungan dinyatakan MS. Dan 2.205 lainnya dinyatakan TMS

Meskipun kata Iskandar, masih terdapat data di 12 kelurahan yang belum sempat disesuaikan. Yakni data di Kelurahan Talise, Tondo,Layana, Duyu, Pantoloan, Boyaoge, Pengawu, Tavanjuka, Nunu, Donggala Kodi, Tatura Selatan dan Birobuli Selatan

“Dengan begitu kami hanya menganggap bahwa dukungan yang memenuhi syarat hanya sebanyak jumlah yang telah disesuaikan. Dan hasilnya tidak mencukupi dari syarat minimum,”jelas Iskandar, Kamis 27 Februari 2020. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital