Sabtu, 8 Agustus 2026

Covid-19 Bisa Rusak Sel Saraf Otak Hingga Penderitanya Susah Bicara

PALU EKSPRES– Virus Korona ternyata tak hanya merusak sistem pernapasan penderitanya. Lebih buruk lagi, Covid-19 rupanya bisa merusak sel-sel saraf otak. Kasus-kasus tersebut ditemukan pada sejumlah pasien di beberapa negara.

Sejumlah dokter memperingatkan bahwa Coronavirus dapat menyebabkan kerusakan otak pada beberapa pasien dengan memicu peradangan yang dapat menyebabkan pendarahan dan pembunuhan sel. Virus ini tampaknya mengakibatkan komplikasi neurologis pada beberapa di antara mereka yang terinfeksi.

Salah satu contoh kasus terjadi pada seorang lelaki Florida berusia 70-an yang untuk sementara ini kehilangan kemampuan berbicara. Sementara kasus lain menunjukkan seorang perempuan berusia 50-an dari Detroit telah kehilangan banyak sel-sel di otaknya. Masalah gangguan saraf pusat yang serupa juga dilaporkan di Italia dan Tiongkok.

Dilaporkan Daily Mail, Ahli saraf Sistem Kesehatan Henry Ford dr. Elissa Fory mengatakan salah satu pasien dengan penyakit neurologis yang parah perlu ditambahkan ke dalam protokol pengobatan. Dokter, yang terlibat dalam mendiagnosis pasien perempuan di Detroit, menambahkan komplikasi yang terlihat pada pasien itu begitu parah.

“Ketika pasien perempuan berusia 58 tahun itu bicara, dia bingung dan kehilangan arah, lalu disertai dengan gejala Covid-19 lainnya,” kata salah satu dokter seperti dilansir dari Mirror, Jumat (3/4).

Dokter di Thailand juga membenarkan fakta itu. Covid-19 dapat merusak organ tubuh tidak hanya paru-paru dan sistem pernapasan tetapi juga otak dan jantung. Fakta itu terungkap dalam sebuah kasus di Tiongkok.

Dilansir dari AsiaOne, Kamis (2/4/2020), Kepala Pusat Informasi untuk Penyakit Menular yang Muncul di Universitas Chulalongkorn, dr. Teerawat Hemachuta, memposting di akun Facebooknya bahwa ada kasus Covid-19 di Tiongkok di mana pasien mengalami demam, sakit kepala, dan kantuk. Investigasi menemukan Covid-19 dalam cairan serebrospinal dan virus itu juga merusak medula oblongata pasien sehingga sulit bernapas.

Lalu pada 31 Maret, ada laporan seorang pasien dengan ensefalitis seperti pasien influenza, mengalami kelainan pada otak pusat dan ensefalopati nekrotik hemoragik akut yang disebabkan oleh sistem kekebalan yang berjuang untuk melawan virus. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital