Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Tangani Covid 19, Pemkot Palu Didesak Alihkan Dana Proyek Kantor DPRD

PALU EKSPRES, PALU– Koordinator Sulteng Bergerak, Adriansa Manu mendesak Pemerintah Kota Palu untuk segera merefocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk kepentingan penanganan COVID-19 di Kota Palu.

Salah satu anggaran yang lumayan besar bisa digeser untuk kepentingan itu adalah alokasi dana pembangunan Kantor DPRD Palu yakni Rp3,8milyar.

“Angka sebesar itu mestinya dipakai untuk kepentingan penanganan dan pencegahan COVID-19 misalnya untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para dokter dan paramedik. Gedung itu tidak lebih penting dari kebutuhan penanganan virus corona dan kebutuhan warga kota Palu saat terjadi pembatan sosial,” kata Adriansa

Adriansa menyebut, di tengah pandemi COVID-19 pembangunan fisik tidak penting dilakukan. “Paling penting dilakukan dalam kondisi darurat saat ini adalah merealokasi semua anggaran yang tidak mendesak, misalnya dana infrastruktur yang nilainya besar direalokasi untuk penanganan COVID-19 dan pemenuhan kebutuhan pokok warga seperti pangan,” kata Adriansa.

Sampai saat ini kata dia, belum ada upaya kongkrit Pemkot maupun legistalif di Kota Palu dalam penanganan COVID-19.

“Selama ini saya perhatikan, hanya sebatas surat edaran pembatasan aktivitas sosial saja. Tapi solusi alternatif seperti pemenuhan kebutuhan pokok warga ketika sosial distancing atau physical distancing diberlakukan sama sekali tidak ada. Jadi warga, disuruh tidak ke luar rumah, lantas kebutuhan sehari-harinya tidak ditangggung. Itu sama halnya dengan membunuh pelan-pelan, karena tidak semua warga itu punya beras di rumah kalau tidak kerja,” tandasnya.

Adriansa juga menyebut bahwa Pemkot Palu selalu saja gagap ketika menghadapi bencana.
Mestinya kata dia, Pemkot memiliki kepekaan karena sudah punya pengalaman saat terjadi bencana 28 September 2018 silam. Tetapi, kata Adriansa, justru Pemkot Palu makin gagap menghadapi situasi darurat bencana seperti sekarang ini.

“Saat-saat seperti ini Pemkot Palu harusnya sudah melakukan refocusing anggaran, semua sudah ada aturannya, misalnya ada Permendagri Nomor 20 tahun 2020 tentang percepatan penanganan Corona virus disease 2019 di lingkungan pemerintah daerah. Jadi Pemkot harusnya tidak ragu dalam mengambil keputusan. Ini situasi krisis, jadi ada pengecualian yang bisa dijadikan pertimbangan ketika kepala daerah melakukan refocusing anggaran,” tandanya

Tetapi, Adriansa mengingatkan kepada Pemkot jika melakukan pergeseran anggaran jangan menggunakan dana stimulan tahap II untuk penanganan COVID-19. Sebab kata dia, dana stimulan merupakan hak korban bencana alam 2018 lalu. “Pemkot sebaiknya menggunakan dana lain yang bukan dana stimulan. Tidak boleh dana stimulan direalokasi untuk penanganan COVID-19,” kata Adriansa.

Lanjut dia, Pemkot bisa menggunakan dana fisik seperti perbaikan infrastruktur, pembangunan gedung DPRD Kota Palu dan anggaran pembangunan tanggul di Teluk Palu. “Sebenarnya kita tidak kekuarangan anggaran. Ini sangat tergantung dengan kemauan politik Pemerintah Daerah, mereka mau tidak mengambil keputusan untuk menggeser seluruh anggaran proyek untuk kepentingan warganya,” pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital