Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Rp 1,9 Miliar DAK di Dinas Perikanan Parimo Tidak Dikucurkan

Efendi Batjo. Foto: Dok

PALU EKSPRES, PARIGI– Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Efendi Batjo mengatakan, dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 1,9 miliar untuk dinas itu, tidak dikucurkan oleh Pemerintah Pusat.
Menurut Efendi, DAK yang tidak terkucurkan oleh pemerintah pusat itu termasuk di dalamnya adalah, bantuan hibah untuk nelayan dan bantuan lainnya.
“Jadi, adanya pandemi COVID-19 ini, DAK di dinas kami itu ditarik, tinggal melihat ke depannya, apakah kementerian mengucurkan itu pada perubahan nanti atau bagaimana,” kata Kadis Perikanan Parimo, Efendi Batjo dikonfirmasi di Parigi, Rabu (29/4/2020).
Dia mengatakan, selain DAK, anggaran perjalanan Dinas Perikanan juga dipangkas untuk keperluan penanganan COVID-19, sebanyak 50 persen.
Adapun, anggaran perjalanan dinas yang dipangkas adalah, perjalanan ke luar daerah serta beberapa kegiatan lainnya yang dianggap tidak prioritas.
“Pengurangan anggaran ini terjadi hampir di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), tidak hanya di Dinas Perikanan saja, dan ini dilakukan berdasarkan asistensi dengan pihak Bappelitbangda,” ucapnya.
Efendi menambahkan, dalam rangka persiapan hari ikan nasional (HARKANNAS), pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola beberapa waktu lalu dan sudah mendapat respon positif.
Bahkan, Gubernur Longki telah melakukan komunikasi dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Menurutnya, saat ini pihaknya masih menunggu hasil kesimpulan dari Pemerintah Pusat terkait status penanganan wabah COVID-19.
“Seharusnya kami sudah berangkat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mematangkan rencana kunjungan Menteri. Tetapi situasi ini belum memungkinkan ditambah lagi adanya wabah COVID-19, dan juga waktunya yang tidak diketahui sampai kapan wabah ini berakhir,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital