Minggu, 30 Agustus 2026

Inflasi Kota Palu 0,17 Persen, Luwuk Urutan 4 Nasional Tertinggi

Indeks harga konsumen kota palu. Foto: BPS Sulteng

Komoditas yang Memiliki Andil Terhadap Inflasi
-Beras 0,15 persen
-Cabai rawit 0,06 persen

  • Emas perhiasan 0,06 persen
    -Bawang merah 0,04 persen
    -Gula pasir 0,04 persen
    -Telur ayam ras 0,03 persen
    -Air kemasan 0,02 persen
    -Ikan cakalang 0,02 persen
    -Bawang putih 0,02 persen
    -Daging ayam ras 0,01 persen
    Sumber BPS Sulteng

PALU EKSPRES, PALU- Inflasi gabungan dua kota di Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Luwuk, pada periode April 2020 adalah sebesar 0,24 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender dari Desember 2019 hingga April 2020 sebesar 0,11 persen, dan inflasi tahun ke tahun dari April 2019 hingga April 2020 sebesar 2,32 persen.
Dari dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu tercatat mengalami inflasi 0,17 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 0,10 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 1,71 persen. Sementara Kota Luwuk pada bulan ini mengalami inflasi 0,54 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 0,19 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 4,96 persen.
“Inflasi tahun kalender gabungan dua kota di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 0,11 persen,” kata Kepala BPS Sulteng Dumangar Hutauruk melalui press rilis yang diterima redaksi, Senin (4/5/2020).
Menurut Dumangar, kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,33 persen. Sedangkan penurunan indeks tertinggi terjadi pada kelompok transportasi sebesar 3,81 persen.
Sementara itu inflasi tahun ke tahun gabungan dua kota di Provinsi Sulawesi Tengah mencapai 2,32 persen dengan kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 6,94 persen, sementara kelompok transportasi mengalami penurunan indeks tertinggi sebesar 4,03 persen.
Inflasi sebesar 0,24 persen disumbangkan oleh andil kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,37 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,06 persen, pakaian dan alas kaki serta penyediaan makanan dan minuman/restoran masing-masing sebesar 0,01 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kesehatan, serta rekreasi, olahraga, dan budaya dengan andil masing-masing di bawah 0,01 persen. Sementara andil negatif disumbangkan oleh kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,13 persen, transportasi sebesar 0,09 persen, serta perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil di bawah 0,01 persen.
Beberapa komoditas yang memiliki andil terhadap inflasi antara lain beras 0,15 persen, cabai rawit 0,06 persen, emas perhiasan 0,06 persen, bawang merah 0,04 persen, gula pasir 0,04 persen, telur ayam ras 0,03 persen, air kemasan 0,02 persen, ikan cakalang 0,02 persen, bawang putih 0,02 persen, dan daging ayam ras 0,01 persen. Sedangkan beberapa komoditas yang memiliki andil negatif terhadap inflasi antara lain biaya pulsa ponsel 0,11 persen, angkutan udara 0,09 persen, ikan selar 0,05 persen, ikan lolosi 0,02 persen, ikan katamba 0,02 persen, telepon seluler 0,02 persen, ayam hidup 0,02 persen, jagung manis 0,01 persen, pisang 0,01 persen, dan kentang 0,01 persen. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam