Sabtu, 5 September 2026
Opini  

Mewujudkan Sulawesi Tengah Hebat dan Incorporated 2025

Hasanuddin Atjo. Foto: Istimewa

(bagian satu)

Oleh Hasanuddin Atjo (Kepala Bappeda Sulawesi Tengah)

DUA istilah berbeda makna dalam menggambarkan kemajuan sebuah wilayah, yaitu Uncorporated dan Incorporated. Dalam pengucapan keduanya kadangkala agak sulit dibedakan karena hanya dibedakan oleh huruf awal dari kata itu.

Uncorporated menggambarkan kemajuan sebuah negara atau provinsi dengan ketimpangan yang tinggi atau jomplang antar provinsi, antar kabupaten/kota. Selanjutnya Incorporated memberi gambaran kemajuan dengan ketimpangan atau disparitas yang rendah dan biasa juga disebut kemajuan dengan tingkat pemerataan yang tinggi. Inilah yang sesungguhnya menjadi tujuan sebuah negara, provinsi dan kabupaten/kota bersama seluruh warganya.

Ketimpangan itu dapat dilihat dari sisi makro ekonomi seoerti PDRB, product domestik regional bruto; Kemiskinan; Pengangguran; Rasio gini dan; IPM, indeks pembangunan manusia. Secara nasional di tahun 2019 kontribusi kawasan timur di terhadap PDB nasional sekitar 19 persen, dan kawasan barat 81 persen. Kontribusi Pulau Jawa 59 persen dan Sumatera 21,65 persen. Sementara itu kontribusi Pulau Kalimantan 8,05 persen; Sulawesi sekitar 6,65 persen. Dan semakin ke timur kontribusi itu semakin kecil.

Secara provinsial, Sulawesi Tengah pertumbuhan PDRB di tahun 2019 menggembirakan mencapai 7,15 persen, di atas nasional 5,3 persen dan memposisikan Sulteng berada pada peringkat pertama. Namun, ketimpangan antara 13 kabupaten/ bergerak dari angka 2,89 – 12,39 persen (terendah kabupaten Donggala dan tertinggi Morowali); Kemiskinan dari angka 7,80-18,40 persen; Pengangguran terbuka 2,02 – 6,36 persen; PDRB atau Pendapatan per kapita 29,89 – 169, 96 juta rupiah; Rasio gini 0,300 – 0,369; dan PDRB, atau pendapatan di setiap kabupaten bergerak dari 2,2 – 26,8 triliun rupiah.

Selain indikator makro yang telah disebutkan, ketertinggalan juga menjadi ukuran untuk melihat ketimpangan. Priode 2015-2019 daerah tertinggal di Sulawesi Tengah berjumlah 9 kabupaten dari 13 kabupaten/kota. Dan, periode 2020-2025 Sulawesi Tengah masih menyisahkan 3 kabupaten tertinggal yaitu Donggala, Sigi dan Kabupaten Tojo Unauna. Selan itu berdasarkan data IDM, Indeks Desa Membangun tahun 2019 di Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa dari 1.842 desa yang berstatus sangat tertinggal sebanyak 7,60 persen; Tertinggal 51,68 persen; Berkembang 37,79 persen ; Maju 2,88 persen dan; desa Mandiri 0,05 persen.

Menjadi Sulawesi Tengah yang hebat, maju, dan Incorporated di tahun 2025, merupakan harapan Pemerintah Daerah bersama seluruh warganya. Karena itu diperlukan sejumlah skenario untuk mewujudkannya. Perencanaan berbasis big data, e-Planning dan e- Budgetting yang diikuti dengan filosofi Kereta Kuda menjadi salah satu skenario yang penting dan strategis.

Selanjutnya bagaimana mendesain, mengimplementasikan skenario itu akan diulas di kesempatan berikut. Selamat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, mohon maaf lahir dan bathin. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam