Jumat, 18 September 2026
Agama  

Prof Asy’ari: Jangan Menghakimi dan Menyalahkan Korban COVID-19

Prof. Dr. H. M. Asy'ari, M.Ag. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU- Penyebaran Corona Virus Deases 2019 atau COVID-19 kian massif penyebarannya. Provinsi Sulawesi Tengah pada awal-awal Bulan Maret 2020, kasus terkonfirmasi positif masih di bawah angka 10 kasus. Sebulan kemudian, kasus terkonfirmasi positif di Sulteng melonjak drastis, angkanya sudah menyentuh sekitar 70 kasus. Tak berselang lama, di awal Mei 2020, angkanya sudah menyentuh 75 kasus terkonfirmasi positif.
Bahkan, di Kabupaten Buol sendiri, kasus terkonfirmasi positif sudah mencapai 29 kasus, 2 PDP, dan 65 ODP. Sehingga, kabupaten yang dipimpin oleh Dr. Amiruddin Rauf SPoG ini mengusulkan ke Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan untuk bisa menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Ketua LP2M IAIN Palu, Prof. Dr. H. M. Asy’ari, M.Ag mengatakan lonjakan angka terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulteng harus disikapi serius dengan meningkatkan kewaspadaan agar tidak semakin massif penyebarannya. Meningkatkan kewaspadaan bukan dalam artian yang bisa menimbulkan kepanikan yang berujung menghilangkan sikap rasionalitas dalam menyikapi persoalan. Jika rasionalitas dikesampingkan, tak menutup kemungkinan kita akan menghakimi dan menyalahkan korban COVID-19.
“Sesama manusia, kita harus memiliki sikap empati dan simpati kepada para korban. Sehingga kita senantiasa menjauhkan diri dari sikap menghakimi dan menyalahkan korban,” kata Prof Asya’ari, Minggu (10/5/2020).
Dalam penyebaran virus Corana katanya, sebagai umat Muslim, harus mampu menjadi pribadi yang bisa memutus mata rantai penyebaran virus itu. “Secara bersama kita perlu membangun kesadaran, pemahaman dan sikap yang sama untuk secara aktif terlibat dalam mencegah penyebaran virus corona semakin meluas, sehingga semakin mempercepat wabah ini berakhir,” ujar Prof Asy’ari yang merupakan ketua umum Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Sulteng.
Namun yang pastinya, kasus COVID-19 ini harus disikapi secara cepat dan tepat. Seluruh pihak harus memiliki kepedulian untuk terlibat aktif dalam pencegahan penyebaran virus corana ini. Termasuk pihak pemerintah karena pemerintahlah yang mengemban amanat rakyat dalam pengaturan urusan hidup yang berkaitan dengan publik.
Lantas bagaimana ummat Muslim menyikapi wabah COVID-19 ini. Menurut Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sulteng ini, dalam persfektif ajaran Islam, bencana dapat dimaknai sebagai musibah yang bisa menimpa kepada siapa saja, kapan dan dimana saja. Musibah adalah keniscayaan yang harus dihadapi oleh setiap manusia. Sebagaimana Allah tegaskan dalam Alquran surah Al Baqarah ayat 155. “Dan, sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu akan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”.
Ayat ini katanya, menunjukkan bahwa musibah atau bencana adalah keniscayaan yang harus dihadapi oleh setiap manusia. Bencana, apapun bentuknya, sesungguhnya adalah merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT kepada manusia. Berbagai peristiwa yang menimpa manusia pada hakekatnya merupakan ujian dan cobaan atas keimanan dan perilaku yang telah dilakukan oleh manusia itu sendiri. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam