Jumat, 18 September 2026
Agama  

Zakat di Tengah Pandemi COVID-19

Prof. Dr. H. M. Asy’ari, M.Ag. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Berdasarkan syar’i, Zakat Fitrah sudah bisa dibayarkan sejak awal Ramadhan atau pertama kali berpuasa. Tujuannya, agar Muslim yang masuk dalam kelompok rentan bisa ikut merasakan manfaat zakat tersebut sembari menjalankan ibadah puasa. Tapi di tengah pandemic Covid-19, pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan lebih cepat.
“Memang belum ada fatwanya, tapi pendapat ini sudah banyak diutarakan oleh para ulama,” kata Ketua LP2M IAIN Palu, Prof. Dr. H. M. Asy’ari, M.Ag, Selasa (19/5/2020).
Prof Asy’ari mengatakan menyegerakan pembayaran zakat, manfaatnya bisa secepatnya dirasakan para mustahik (yang berhak menerima zakat). Terutama yang terdampak covid 19. Prof Asy’ari berpesan, umat Islam yang berkecukupan dan wajib membayar zakat fitrah sudah bisa menunaikannya pada awal bulan puasa ini. Tidak perlu menunggu mendekati malam takbiran seperti bulan puasa sebelumnya.
Memang keutamaan zakat itu menurut Ketua umum Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Sulteng ini dilakukan sebelum khatib naik mimbar salat Idulfitri. Tetapi jika penyaluran melalui DKM Masjid nanti amil bisa menyerahkan zakat di waktu afdalnya.
Selain zakat fitrah yang wajib dikeluarkan tiap ramadhan katanya, ummat muslim juga punya kewajiban untuk membayar zakat mal (harta). Bedanya, zakat maal tak mesti dikeluarkan pada bulan Ramadhan.
Zakat maal wajib dibayar seorang seorang muslim yang telah memenuhi syarat kepemilikan harta benda sedikitnya senilai 85 gram emas (nisab) dan memiliki harta tersebut selama satu ytahun (haul). Harta ini harus dikeluarkan pemiliknya sebesar 2,5 persen sebagai zakat maal.
Zakat maal bercabang menjadi jenis-jenis zakat lainnya, seperti zakat penghasilan, perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, obligasi, tabungan, emas, perak dan lainnya. Masing-masing zakat ini memiliki perhitungan sendiri-sendiri.
Bagaimana seharusnya penyaluran zakat di masa pandemi virus corona? Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sulteng ini menjelaskan seiring perkembangan zaman, berbagai cara dilakukan orang dalam menyalurkan zakatnya. Terlebih di era digital ini, ummat Muslim sudah mengenal zakat online atau tanpa tatap muka. Cara ini sudah dilakukan satu decade terakhir dan semakin berkembang. Penyedia platform dari perbankan, perusahaan financial technology (FinTech) sampai e-commerce pun menyediakan pembayaran zakat secara online.
Pembayaran zakat secara online sangat disarankan selama pandemi virus corona. Kuncinya adalah transparansi.
“Itu yang paling utama (transparansi). Pakai ijab kabul terus tidak transparan itu malah bertentangan dengan maksud ijab kabul itu,” katanya.
Namun pada prinsipnya kata Prof Asy’ari, tak ada perbedaan pembayaran zakat antara sebelum dan di masa pandemi virus corona. Selama syarat dan ketentuannya berlaku, setiap Muslim wajib membayar zakat.
“Untuk zakat harta, apabila dia sudah memenuhi syaratnya, kemudian waktunya sudah terpenuhi memang sudah wajib dikeluarkan zakatnya,” katanya.
Menurutnya, saat pandemi virus corona, jumlah orang-orang yang perlu mendapatkan bantuan bertambah. “Orang-orang yang tadinya tidak miskin, dia jatuh ke situ. Kemudian juga orang-orang yang berutang jadi lebih banyak,” katanya. (***/fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam