Minggu, 30 Agustus 2026
Opini  

Sulteng Seyogianya “Tidak Silau “ dengan Investasi Gas, Nikel dan Energi

Hasanuddin Atjo. Foto: istimewa

Oleh Hasanuddin Atjo

Kabupaten Banggai lebih awal menjadi tujuan utama investasi di Provinsi Sulteng. Realisasi investasi  energi gas terintegrasi PT Dongi Sinoro , hingga  tahun 2015  mencapai angka  75,4 triliun rupiah (kurs dolar US sekitar 13 ribu rupiah).

Pada tahun yang sama, di 2015 Kabupaten Poso,  juga kebagian rezeki, berupa investasi di bidang energi, yaitu  Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)  PT Poso Energi dengan investasi sekitar 1,77 triliun rupiah.

Berikutnya dewi fortuna berpihak ke dua kabupaten yaitu Morowali dan Morut dibidang nikel dan metal. Pada tahun  2019 investasi di Morowali telah mencapai 25,86 triliun rupiah, belum termasuk investasi pabrik baterai lithium berbahan baku nikel dengan rencana investasi sekitar 53 triliun rupiah.  Dan selanjutnya investasi di Morowali Utara, telah mencapai 2,12  triliun rupiah yang progresnya terus bergerak.

Kesemua ini,  akhirnya menobatkan  Provinsi Sulawesi Tengah selalu berada dalam kategori 10 besar dalam hal investasi di Indonesia pada kurun lima tahun terakhir, 2015- 2019.  Bahkan menjadi  tertinggi  di wilayah Pulau Sulawesi. 

Di satu sisi, investasi pada bidang gas dan nikel serta energi telah menyebabkan indikator pembangunan daerah pada kabupaten tersebut menjadi lebih baik bila dibandingkan dengan kabupaten yang bertumpu di sektor  pangan maupun sektor pariwisata. Indikator pembangunan itu antara lain pertumbuhan ekonomi;  angka kemiskinan serta; ketimpangan pendapatan.

Investasi di tiga sektor ini telah menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah meningkat

signifikan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, 2015-2019.  Bahkan di tahun 2019, Sulawesi Tengah menjadi provinsi dengan laju pertumbuhan  tertinggi nasional yaitu 7,15 persen.

Namun pada sisi lainnya ,  pertumbuhan ekonomi yang tinggi,masih  diikuti dengan  angka kemiskinan yang tinggi serta ketimpangan pendapatan yang lebar.  Atau sering disebut dengan pertumbuhan ekonomi yang belum inklusive atau belum merata.  Harapanya adalah  pertumbuhan ekonomi yang tinggi, diiikuti oleh angka kemiskinan yang rendah serta ketimpangan yang sempit.

Sebagai gambaran bahwa   pertumbuhan ekonomi di Morowali pada tahun 2019 sekitar 12 persen dan di Kabupaten Donggala di tahun yang sama sekitar 5 persen.  Pendapatan perkapita di Morowali sekitar 170 juta rupiah dan di Kabupaten Banggai laut sekitar 29 juta rupiah. Nilai rasio gini Kabupaten Poso sekitar 0,30 sedang di Toli Toli sekitar 0,37 point.

Investasi pada bidang gas, nikel dan energi merupakan kewenangan  pemerintah pusat, sehingga daerah hanya memperoleh dana bagi hasil.  Selain itu industri  seperti ini lebih berorientasi kepada padat modal dan teknologi serta membutuhkan tenaga kerja dengan skill yang tinggi. 

Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara  dua provinsi yang juga memiliki potensi tambang maupun energi.  Di Sulawesi Selatan juga ada potensi Nikel PT Inco, Semen Tonasa, Semen Bosowa dan Semen Conch asal China; Pembangkit Listrik Tenaga Air maupun Pembangkit Listrik Tenaga  Bayu (angin). Demikian pula halnya dengan Provinsi Sulawesi Utara memiliki potensi yang hampir sama .

Kedua provinsi ini  desain kebijakan fiskalnya fokus mendorong sektor-sektor yang menjadi potensi desa dan akan  mempekerjakan banyak orang , seperti mengembangkan industri pangan dan industri pariwisata. 

Pembangunan infrastruktur dasar terkait pangan dan pariwisata, termasuk status bandara Internasional; Kesiapan sumberdaya manusia, SDM menjadi salah satu fokus dan perhatian pemerintah daerahnya. Makanya tidak heran kalau kedua provinsi itu, meskipun memiliki pertumbuhan ekonomi di bawah Sulawesi Tengah, namun lebih inklusive, lebih merata. Dengan kata lain angka kemiskinan rendah dan ketimpangan sempit.

Daya saing industri pangan dan pariwisata  di Sulawesi Tengah relatif rendah.  Ini antara lain dapat dilihat dari salah satu indikator yaitu nilai tukar petani (NTP).  NTP gabungan ( perikanan, peternakan, perkebunan, tanaman pangan serta hortikultura) dalam kurun waktu lima tahun terakhir selalu dibawah 100 persen. Maknanya bahwa potensi menabung  dari pelaku pelaku di sektor pangan secara umum rendah.

Rendahnya daya saing pariwisata antara lain  disebabkan  Sulawesi Tengah bukan menjadi  destinasi primer atau sekunder. Daerah ini cenderung hanya menjadi destinasi tersier.  Upaya menaikkan status bandara udara Mutiara Sis Al-Jufrie dari bandara kelas satu menjadi Internasional akan menjadi salah satu faktor pengungkit  bergeraknya industri pariwisata maupun pangan.

Pesta demokrasi yang akan dihelat tanggal 9 Desember tahun 2020  untuk memilih pemimpin daerah, menjadi momentum penting untuk membawa keluar daerah ini agar tidak terperangkap  dan “tidak silau” dengan investasi dibidang gas, nikel dan energi.  SEMOGA

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam