Sabtu, 5 September 2026
Opini  

Skenario Membangun Ekonomi Sulteng Era New Normal

Hasanuddin Atjo. Foto: Istimewa

Oleh Hasanuddin Atjo

Dampak Covid-19 amat sangat dirasakan oleh sejumlah sektor usaha. Catatan perjalanan saya Palu-Makassar-Palu pada tanggal 4 – 12 Juni tahun 2020 dengan pesawat udara dan dilanjutkan dengan angkutan darat, memberi indikasi bahwa kondisi ekonomi memang sudah mengkuatirkan.

Travel angkutan darat yang biasa beroperasi sudah sangat terbatas. Demikian pula pada sektor UMKM yang berdagang di bandara juga banyak yang belum buka, kecuali satu dua yang menjual makanan atau minuman. Sejumlah pesawat berbagai ukuran dari berbagai maskapai masih terparkir rapih di pelataran bandara Internasional Hasanuddin. Crew pesawat yang diwawancarai juga hanya terbang sekali dalam sebulan, bahkan sejumlah crew dan pilot kontrak terpaksa di PHK.
Pemberlakuan regulasi new normal dipandang oleh sejumlah orang bukan kebijakan yang keliru. New normal pada satu sisi diharap bisa menghambat laju terpuruknya kondisi ekonomi, meskipun pada sisi lain dinilai bisa menimbulkan resiko meningkatnya laju penularan Covid-19.
Karenanya pelaksanaan regulasi New Normal diikuti dengan SOP penerapan protokol Covid-19 yang sangat ketat. Dimulai dari surat keterangan sehat yang dikeluarkan puskesmas atau rumah sakit dan melampirkan hasil rapid test atau hasil uji PCR-Swab; menggunakan masker dan jaga jarak. Dampaknya prosedur terbang bertambah rumit dan ongkos perjalanan semakin membengkak karena kewajiban membayar rapid test dan lebih-lebih swab yang biayanya 2,5-3 juta rupiah.
New Normal adalah regulasi yang sudah melalui serangkaian kajian. Merupakan pilihan terbaik dari sejumlah pilihan yang terjelek yang harus diambil. Siapapun yang jadi pemimpinmulai dari pusat sampai daerah harus sama-sama bahu membahu bertanggung jawab atas resiko yang nantinya ditimbulkan. Dukungan dari stakholder lainnya termasuk rakyat terutama patuh pada protokol Covid-19 menjadi sebuah keharusan.
Akibat pandemic Covid-19 angka pertumbuhan ekonomi RI pada triwulan pertama (Januari – Maret) 2020 hanya mencapai 2,97 persen dari target 4,0 persen. Dan yang lebih mengkuatirkan lagi bahwa sejumlah pengamat menilai angka pertumbuhan ekonomi di triwulan kedua (April-Juni) tahun 2020 diprediksi tumbuh negatif. Hal ini jsenada dengan pendapat Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI, Febrio Kacaribu.
Karena itu harus ada skenario yang jitu di era penerapan new normal agar pertumbuhan ekonomi tidak lebih parah lagi. Bila dalam enam bulan kedepan laju pertumbuhan ekonomi tetap negatif, maka laju pertumbuhan ekonomi RI bisa-bisa bernilai negatif. Bisa dibayangkan bila kondisi ini terjadi, maka daerah yang sangat bergantung dari dana bagi hasil Pemerintah Pusat sangat riskan dan terganggu untuk bisa membangun daerah melalui DAU, DAK, Hibah dan bagi hasil. Ini juga tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi Sulawesi Tengah yang masih dominan bergantung pada bagi hasil pemerintah pusat. Apalagi daerah ini belum pulih akibat bencana multidampak 28 September 2018.
Tahun 2018 pertumbuhan ekonomi RI sebesar 5,17 persen dengan PDB Produk Domestik Bruto sebesar
Rp 14,837triliun rupiah. Selanjutnya 2019 ekonomi tumbuh sekitar 5,02 persen dengan PDB sebesar Rp 15,833 triliun rupiah. Yang berarti ada kenaikan pendapatan sekitar Rp 1000 dari tahun 2018 ke 2019. Kalau diasumsikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 sama dengan nol persen, maka PDB di tahun 2020 sama dengan PDB tahun 2019.
Konsewensi dari tidak naiknya PDB, maka anggaran pembangunan di tahun 2021 termasuk di Sulawesi Tengah tentunya akan menurun, karena sebahagian pendapatan nasional diperuntukkan membayar pinjaman serta penyesuaian karena inflasi. Angka kemiskinan maupun pengangguran semakin meningkat termasuk nilai tukar petani.
APBD Sulawesi Tengah tahun 2019 sekitar 4,149 triliun rupiah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, PAD sekitar 1,007 triliun rupiah, dan dana bagi hasil dari pusat sekitar 3,142 triliun rupiah. Selanjutnya tahun 2020 APBD Sulteng sekitar sekitar 4,268 triliun rupiah yang terdiri dari PAD sekitar 1,041 triliun rupiah dan dana bagi hasil sekitar 3,227 triliun rupiah. Namun APBD tahun 2020 mengalami Refokusing program dan kegiatan menunjang penanggulan pandemic Covid-19 dan stimulus ekonomi.
Kebijakan fiskal APBD Sulteng di tahun 2021 seyogianya diarahkan; Pertama mendorong pertumbuhan PAD pendapatan asli daerah yang masih sekitar 1 triliun rupiah melalui intensifikasi pajak daerah serta menggali sumber-sumber pajak baru seperti di sektor pangan dan pariwisata.
Kedua mengurangi porsi belanja langsung atau belanja pemerintah seperti jumlah perjalanan dinas, pertemuan dan rapat koordinasi yang bisa dikakukan dengan pertemuan secara virtual, belanja pembangunan infrastruktur yang kurang berdampak terhadap ekonomi masyarakat, mendorong penerapan teknologi digitalisasi dalam perencanaan,pelaksanaan dan monev pembangunan.
Dan ketiga menambah volume belanja tidak langsung diluar gaji dan tunjungan pegawai seperti hibah, bantuan sosial, subsidi yang dapat menstimulan pembangunan yang berorientasi desa mengingat hampir 60 persen dari 1.827 desa di Sulteng masih kategori tertinggal.
Di era Covid-19 sektor pangan dinilai tidak terlalu terdampak, terutama pangan yang berorientasi ekspor. Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Edy Prabowo di Sulawesi Tengah minggu yang lalu melonching ekspor ikan tuna dari Bandara Mutiara Sis Al Jufrie dan melakukan penebaran perdana serta peletakan batu pertama industri budidaya udang vaname di kabupaten Parigi Moutong menjadi sinyal bahwa sektor pangan akan menjadi andalan sebagai sumber devisa Negara.
Sulawesi Tengah adalah daerah yang sangat potensial, bukan hanya karena memiliki tambang nikel dan gas. Daerah ini juga memiliki potensi disektor Pangan dan Pariwisata. Merupakan satu-satu nya Provinsi di Indonesia yang memiliki empat kawasan perairan laut yaitu Teluk Tomini, Teluk Tolo, Selat Makassar dan laut Sulawesi.
Karena itu siapa pun yang terpilih menjadi pemimpin daerah pada Pilkada tahun 2020 diharap bisa memperbaiki kebijakan fiskal daerah ini dan memperioritaskan pengembangan sektor pangan dan pariwisata yang berbasis desa dengan pendekatan industrilisasi dan digitalisasi. SEMOGA

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam