Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Refocusing, RSU Anutapura Palu Dapat Rp50 Miliar Lebih

Rapat kemitraan Komisi C DPRD Palu dan Bappeda Kota Palu, Kamis 18 Juni 2020. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Jumlah refocusing APBD Palu tahun 2020 untuk pencegahan dan penanganan wabah Covid 19 ditetapkan sebesar Rp131,018milyar lebih. Hampir setengah dari nilai refocusing diplot sebagai belanja barang dan jasa di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu.

Sebagaimana laporan Kepala Bappeda Palu, Arfan, dalam rapat kemitraan bersama Komisi C DPRD Palu, belanja dana refocusing dibagi ke 4 item belanja.

Yakni belanja pegawai sebesar Rp2.064milyar lebih. Belanja barang dan jasa sebesar Rp82,973milyar lebih. Kemudian belanja modal sebesar Rp1,588milyar lebih dan belanja lainnya sebesar Rp44,393milyar lebih.

Arfan merinci penggunaan dana tersebut pada setiap item belanja.

Misalnya belanja pegawai digunakan sebagai honorarium pada Dinas Kesehatan Kota Palu sebesar Rp2,064milyar lebih.

Kemudian belanja barang dan jasa sebesar Rp82,973milyar lebih digunakan antara lain sebesar Rp18milyar lebih sebagai laporan pertama.

Belanja medik RSU Anutapura Palu Rp5,627milyar lebih.Belanja BLUD RSU Anutapura Palu sebesar Rp10,573milyar lebih.

Lalu belanja habis pakai medik dan non medik BLUD (BHP) RSU Anutapura sebesar Rp15,907milyar lebih. Dengan total Rp50,412milyar lebih.

Berikutnya  belanja modal dalam rangka penanganan Covid 19 sebesar Rp1,588milyar lebih.

Sementara untuk belanja barang dan jasa lainnya adalah penyediaan jaringan pengaman sosial pada dinas sosial sebesar Rp13,488milyar lebih.

Kemudian penanganan dampak ekonomi pada dinas sosial dan 8 kecamatan sebesar Rp19,073milyar lebih.

Pada dinas pertanian, dinas perdagangan dan koperasi sebesar Rp3,239milyar lebih. Padat karya pada dinas sosial sebesar Rp11,247milyar lebih.

Sementara item belanja lainnya sebesar Rp44, 393milyar lebih. Antara lain belanja tidak terduga sebesar Rp
17,414milyar lebih dan surplus pergeseran anggaran sebesar Rp 26,978milyar lebih.

Arfan menjelaskan, refocusing 50persen APBD ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) dua Kementerian.

Saat ini menurutnya, pelaksanan program dan kegiatan pencegahan dan penanganan Covid 19 masih tetap berlangsung sebagaimana dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA).

Sepeti operasional pss pemeriksaan pada 6 pintu masuk Kota Palu. Perawatan pasien pada pondok perawatan asrama haji dan Rusunawa Pantoloan serta tetap melakukan penyemprotan dan pemantauan tracking kontak.

“Saat ini pula kami sedang menginventarisir agenda program dan kegiatan lanjutan. Karena akan masuk pada pembiayaan kedua akibat  perpanjangan setelah  berakhir 29 Mei 2020,”jelas Arfan.

Namun dia menambahkan, dari seluruh item belanja refocusing, terdapat dana surplus sebesar Rp44,393milyar lebih sebagaimana dalam laporan penggunaan anggaran tersebut.

“Ini menjadi dana simpanan melalui dana tak terduga tadi,”paparnya.

Diapun menambahkan, seluruh penggunaan anggaran refocusing juga telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jadi ini tidak boleh main-main karena data penggunaaan refocusing telah kami serahkan ke KPK,”pungkasnya.

Menanggapi laporan Kepala Bappeda, Anggota Komis C, Muslimin mengaku tidak puas dengan laporan itu. Menurutnya laporan itu berilsifat gelondongan.

“Yang kami ingin tahu secara detail itu laporan pemanfataan dari masing-masing
dinas terkait yang terlibat,”tekan Muslimun.

Diapun menyayangkan tidak transfarannya pemanfataan dana yang dipotong dari sekretariat DPRD Palu. Serta tak adanya balasan surat resmi Ketua DPRD Palu terkait permintaan data pemanfataan dana refocusing.

“Anggaran di DPRD Palu juga dipotong. Tapi peruntukannya tidak jelas. Jangan-jangan dana itu  hanya dinas yang pakai,”pungkas Muslimun. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital