Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Anggaran Tidak Cukup, Rehab Jembatan Jalur Dua Bambalemo Dilanjutkan Tahun Depan

Kepala Bidang Bina Marga DPUPRP Parimo, I Wayan Mudana. Foto : Ist

PALU EKSPRES, PARIMO – Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, I Wayan Mudana mengatakan, rehab jembatan kembar di Jalur II Desa Bambalemo , Kecamatan Parigi, dipastikan akan bergeser tahun depan.
“Pergeseran anggaran ini karena anggaran untuk merehab tidak cukup,” kata I Wayan Mudana kepada wartawan di Parigi, Rabu (24/6/2020).
Menurut dia, untuk pengadaan gelagar jembatan saja anggaran tersebut tidak cukup. Sehingga, lanjutan rehab jembatan jalur dua tidak bisa dipaksakan pelaksanaannya. Kerena, pihaknya tidak menginginkan anggaran rehab jembatan yang ambruk akibat bencana gempa bumi yang melanda Palu, Donggala, Sigi dan Parimo beberapa tahun lalu itu mengendap.
Dengan demikian, pihaknya mengalihkan anggaran tersebut untuk pekerjaan jalan. Sementara jembatan yang menggunakan dana hibah dari Provinsi Sulteng di Desa Olobaru dan Lemusa, itu tetap dikerjakan.
“Saya sudah menyurat ke ULP untuk proses lelangnya. Sedangkan itu tidak sampai di fisik, cukup pengadaannya saja. Untuk fisik tahun depan,” terang I Wayan.
Untuk pekerjaan jembatan kembar tersebut jelasnya, setelah dilakukan perhitungan kembali sampai dengan pengadaan fisik, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 6,5 miliar. Sedangkan anggaran yang ada saat ini hanya Rp 4,5 miliar.
“Untuk pengadaan gelagar saja dibutuhkan Rp 5 miliar, belum fisik dan lainnya,” ujarnya.
Selain kekurangan anggaran tambahnya, pandemi Covid-19 ini juga menjadi salah satu penyebab rehab jembatan tersebut digeser ke tahun depan. Sebab, biaya untuk ekspedisi pengiriman bahan-bahan untuk kebutuhan jembatan itu melambung tinggi karena harus melewati sejumlah pos perbatasan.
Menurutnya, setelah dihitung kembali, untuk anggaran ekspedisi mencapai Rp 300 juta. Sedangkan pengadaan gelagar sudah tidak cukup.
“Kemarin saya sempat survei melelui telepon untuk produsen baja khusus jembatan di Bogor, kata mereka untuk pengiriman barang dua kali lipat dari harga sebelum adanya virus corona,” tuturnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital