Sabtu, 5 September 2026
Opini  

Pilkada 2020, Diharap Lahirkan Pemimpin Paham dan Mampu Wujudkan Skenario

Hasanuddin Atjo. Foto: istimewa

Oleh  Hasanuddin Atjo

Indonesia salah satu Negara yang sedang membangun demokrasinya. Di tahun 2024 direncanakan secara serentak akan dilakukan pemilihan langsung Presiden, Legislatif dan Kepala daerah. Sejumlah pengamat menilai bahwa Pilkada tahun 2020 dan 2022 menjadi salah satu momentum penting bagi Indonesia untuk suksesnya pelaksanaan pemilihan serentak di tahun 2024.

Suksesnya pemilihan serentak ini dipandang sangat strategis dan penting dalam rangka melahirkan Presiden, Legislatif dan Kepala Daerah yang dinilai paham dan mampu mewujudkan skenario Indonesia menjadi Hebat, dan Indonesia menjadi maju di tahun 2045.

Secara umum ada dua tantangan besar yang akan dihadapi. Pertama peradaban industri 4.0, menuntut semua pemimpin harus paham dan melek dengan digitalisasi. Regulasi PSBB dan New Normal akibat Covid -19 merupakan warning bagi pemimpin bahwa penguasaan dan pemanfaatan digitalisasi tidak bisa lagi dihindari.

Kedua. bahwa Indonesia untuk pertama kalinya keluar dari kategori Negara Miskin pada tahun 2019 dengan PDB sebesar US 1,1 triliun dan untuk pertama kali pula angka kemiskinan dibawah 10 persen. Kini Indonesia termasuk kategori negara berpendapatan menengah di level bawah. Di tahun 2045 ditargetkan Indonesia menjadi negara kategori berpendapatan menengah di level tengah dengan PDB diperkirakan US$ 5,7 triliun. Dan pendapatan perkapita naik dari US$ 4000 ke US$ 23.000.

Provinsi Sulawesi Tengah bersama enam kabupaten dan satu kota di tahun 2020 akan melaksanakan Pilkada, Pemilihan Kepala Daerah, dalam rangka memilih Gubernur, enam Bupati serta satu Wakikota. Sejumlah pengamat menilai bahwa Pilkada pada tahun 2020 penting bagi Sulawesi Tengah dikarenakan oleh beberapa pertimbangan.

Pertama daerah ini diperhadapkan oleh tingginya angka kemiskinan yang bergerak dari 7-18 persen di 13 kabupaten dan kota. Selain itu lebarnya ketimpangan pendapatan antar daerah yaitu dari 2,7 – 28 triliun rupiah pertahun. Dan tidak kalah pentingnya masih sisahkan tiga kabupaten tertinggal serta 60 persen dari 1.862 desa berstatus tertinggal

Kedua, saat ini Sulawesi Tengah sementara memulihkan ekonom akibat bencana alam yang terjadi 28 September 2018 berupa gempa bumi, tsunami dan liquafaksi. Bencana alam itu menelan ribuan korban jiwa, maupun hilang; porak porandanya sejumlah infrastruktur dasar serta hilang dan rusaknya sejumlah sektor usaha mikro, kecil, menengah dan besar.

Ketiga, bencana non alam berupa pandemic Covid-19 juga sangat berperan terhadap anjloknya angka pertumbuhan ekonomi regional, nasional maupun global. Secara nasional di triwulan pertama 2020 (Januari – Maret 2020), akibat PSBB laju pertumbuhan ekonomi negeri ini mencapai 2,97 persen dari target 4 persen. Selanjutnya di triwulan dua ( April -Juni) diprediksi tumbuh negatif. Selain itu orang yang kehilangan pekerjaan pada sektor formal mencapai 3,5 juta dan non formal sekitar 9 juta orang. Kondisi ini tentunya juga melanda provinsi Sulawesi Tengah.

Anjloknya pertumbuhan ekonomi nasional akan mempengaruhi PDB, dan diperkirakan Indonesia akan kehilangan pendapatan selama tahun 2020 antara 2000 -3000 triliiun rupiah. Kondisi seoerti ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap dana transfer pusat ke daerah melalui DAU, DAK. maupun bagi hasil. Sulawesi Tengah adalah salah satu provinsi dengan tingkat ketergantungan ke pusat cukup tinggi. Tahun 2019 PAD. daerah ini sekitar 1 triliun rupiah dan dana transfer sebesar kurang kebih 3 triliun rupiah.

Keempat, Sulawesi Tengah adalah Provinsi yang bercirikan kepulauan dan hampir 35 persen wilayah Pulau Sulawesi merupakan wilayah Sulawesi Tengah. Provinsi ini jadi satu satunya yang memiliki empat kawasan perairan laut dan satu kawasan perairan darat, yaitu kawasan teluk Tomini, teluk Tolo, selat Makkasar dan Laut Sulawesi serta kawasan perairan tawar daratan berupa danau Poso, Lindu, Talaga, Rano dan berapa lainnya.

Selain potensi tambang yang telah melambungkan nama Sulawesi Tengah, Provinsi ini juga memiliki potensi sangat besar pada sektor pangan , pariwisata dan sektor jasa. Tiga sektor terakhir belum dimanfaatkan secara maksimal, pedahal sektor inilah dipandang mampu mengurangi kemiskinan dan ketimpangan yang masih menjadi soal. Dan dinilai mampu mensejahterakan masyarakatnya. Apalagi Sulawesi Tengah lebih diuntungkan dengan pindahnya Ibukota baru ke Kalimantan Timur, karena letaknya yang berhadapan hanya dipisahkan selat Makassar atau ALKI II.

Daerah ini harus didesain untuk nantinya menjadi penyangga bagi sejumlah kebutuhan ibukota baru dan sekaligus berfungsi sebagai jembatan penghubung antara Ibukota negara di ALKI II dengan wilayah lainnya ALKI IIII di kawasan Timur melalui integrasi Tol laut- tol darat Tambu Kasimbar-teluk Tomini dan Maluku dan Papua.

Berdasarkan ulasan tantangan dan peluang itu, menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah membutuhkan figur pemimpin yang paham dan mampu mewujudkan skenario yang besar itu. Kriteria pemimpin daerah yang dibutuhkan harus profesional dan visioner agar bisa mengurai “benang kusut” dari tiga persoalan besar yang telah disebutkan ; mampu membuat rancangan atau desain fiskal daerahnya secara efektif dan efisien, sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah serta belanjakan dananya agar tepat sasaran dan target.

Namun semua berpulang kepada tiga hal, yaitu figur Profesional dan visioner; Pemilik hak suara dan ; Pemilik hak usung. Mendapatkan figur profesional dan visioner untuk terlibat dalam sebuah kontestasi politik sangat langka, dikarenakan kelompok ini cara kerjanya terukur dan selalu inovatif, adaptif serta update. Dan kalau ada, ini lebih disebabkan panggilan nurani dan dorongan dari kelompok tertentu yang ingin ada sebuah perubahan.

Pengamatan terhadap sejumlah pemilihan pesta demokrasi mulai pemilihan kepala desa, bupati, gubernur hingga presiden serta anggota legislatif bahkan pengisian jabatan dalam kelembagaan secara umum masih terbelenggu dengan praktek transaksional. Namun demikian semuanya sudah harus dimulai.

Pemilik hak usung dan pemilik hak suara kiranya mulai renggangkan tensi ego kepentingan yang selama ini mendominasi. Saatnya bangun kapasitas super ego yaitu literasi dalam hal gagasan, desain dan narasi atau eksekusi bagaimana cara mencapainya .

Albert Enstain berpandangan bahwa Ego adalah = 1/knowledge. Dikatakan lebih jauh “Less the knowledge more the Ego, More the knowledge less the Ego”. Semakin terbatas pengetahuan maupun wawasan seseorang, maka Ego semakin tidak terkendali. Semakin tinggi pengetahuan dan wawasan, maka ego akan semakin terkendali. SEMOGA.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam