Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Kunker, Komisi C Tinjau Pabrik Pengolahan Emas CPM

PALU EKSPRES, PALU– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, melalui Komisi C yang membidangi pembangunan meninjau langsung pabrik pengolahan emas PT. Citra Palu Minerals (CPM), rabu (30/06/20).
Kedatangan para legislator itu diterima langsung oleh Kepala Teknik Tambang CPM, Abdul Haris Yusuf beserta para manager di CPM.
Dalam kunjungan ini Ketua Komisi C, Anwar Lanasi mengungkapkan maksud dari kunjungan mereka adalah untuk memastikan keamanan dari proses pengelolaan emas yang dilakukan PT CPM, khususnya mengenai limbah pabrik.

Anggota Komisi C DPRD Kota Palu foto bersama dengan karyawan CPM di lokasi penambangan CPM di Kelurahan Poboya, Kota Palu. Foto: Kiriman untuk PE

Menurutnya masih banyak kalangan masyarakat yang mempertanyakan limbah pabrik yang dihasilkan oleh CPM.
“Tujuan kami kemari, ingin melihat langsung seperti apa perusahaan ini beroperasi sejak dua tahun terakhir, termaksud menyangkut pengelolaan limbah seperti yang beredar dimasyarakat,” ungkap Anwar Lanasi.
Dalam kunjungan kerja ini, para anggota Komisi C juga pertanyakan terkait pemberdayaan masyarakat. Sebab keberadaan CPM juga dianggap dapat membantu dan berkontribusi terhadap ekonomi di Kota Palu.
“Untuk rekrutmen tenaga kerja seperti apa. Kemudian bagaimana perlakuan terhadap masyarakat lokal, terutama yang berada di sekitar lokasi perusahaan ini?” tanya Abdul Rahim, salah satu anggota Komisi C.
Kepala Teknik Tambang PT. CPM, Abdul Haris Yusuf menjelaskan, dalam pengoperasianya, CPM menargetkan zero accident dan zero excessive. Dimana Limbah yang dihasilkan pabrik, baik itu limbah padat maupun cair dapat dimanfaatkan kembali.
Untuk limbah cair itu diolah dan kemudian dimanfaatkan kembali untuk pengolahan pabrik. Sementara untuk limbah padat rencananya akan diolah kembali menjadi material bangunan seperti batako dan batu bata atau bata ringan.
“ Untuk memanfaatkan kembali limbah yang ada di kawasan pabrik, kami menerapkan system 4R yaitu reduce, reuse dan recycle serta recovery. Sehingga limbah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali tanpa membebani lingkungan,” paparnya.
Abdul Haris juga menjelaskan Pihaknya juga telah melakukan recovery kembali material eks PETI (Pertambangan emas tanpa izin) yang masih mengandung sumber daya yang ada di kawasangan kontrak karya CPM sekaligus sebagai upaya konservasi sumber daya alam.

Terkait pemberdayaan masyarakat, Abdul Haris mengemukakan penerimaan karyawan di CPM menggunakan sistem Ring. Yang mana di Ring satu, mengutamakan masyarakat sekitar lokasi perusahaan, Ring dua bagi masyarakat Kota Palu, Ring tiga masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah, Ring empat bagi masyarakat pulau Sulawesi dan terakhir perekrutan untuk seluruh Indonesia.
“Untuk perekrutan karyawan, kami mengutamakan masyarakat lokal. Hingga saat ini jumlah karyawan di CPM kurang lebih 200 orang. Sebagian besar karyawan masyarakat lokal,” ungkap Abdul Haris.
Dalam kunjungan kerja kali ini, pihak anggota Komisi C juga melihat langsung kondisi pabrik, material yang digunakan hingga pengolahan limbah pabrik. (**/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital