Sabtu, 5 September 2026
Opini  

Kalimantan Pun Telah “Disulap” Jadi Lahan Pangan Udang Vaname

Tambak Pembesaran Udang Vaname Teknologi Supra Intensif di Tanah Bumbu. Foto diambil pada Juni 2020. Foto: Istimewa

Oleh Hasanuddin Atjo

Pulau Kalimantan sangat populer sebagai penghasil kayu di sektor kehutanan dan batubara di sektor pertambagan. Kayu sudah lama dibatasi karena dinilai sudah over eksploitasi. Sedangkan batu bara yang fungsi utama sebagai energi pembangkit listrik, kini permintaan agak surut setelah berkembangnya energi alternatif terbarukan. Selain itu eksploitasi kayu dan batubara mendapat sorotan isu lingkungan.

Pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia, terdiri atas lima provinsi dan secara umum tanahnya berkadar gambut tinggi, sehingga cenderung asam. Selain itu curah hujan sangat tinggi, sehingga perairan di pesisir pantai cenderung keruh, PH atau derajat keasaman cenderung rendah dan salinitas relatif rendah. Dan kondisi ini kurang menunjang bagi sebuah industri akuakultur termasuk udang vaname.

Dengan karakter dan iklim seperti ini, sangat jarang ada investor yang tertarik berinvestasi untuk produksi pangan (Pertanian, Perikanan dan Peternakan), karena investasi akan lebih mahal membiayai inovasi dan teknologi. Di tahun 2017, saya diundang oleh Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Mardani H. Maming (kini ketua HIPMI, terpilih di 2019) untuk meninjau dan mendiskusikan kemungkinan mengembangkan budidaya udang vaname teknologi supra intensif di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Setelah mendapatkan lokasi yang dinilai kondisinya cukup dan layak, kemudian berdiskusi dengan sang bupati. Maka dicapai kata sepakat segera didesain dan membangun tambak udang supra intensif karya Hasanuddin Atjo, yang di-lauching Ketua Masyarkat Akuakultur Indonesia (MAI) Rhokmin Dahuri di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada tahun 2012.

Saya berkata dalam hati ini adalah salah satu bupati kategori visioner, inovatif dan adaptif serta update. Pantas saja pernah terpilih menjadi ketua asosiasi bupati se Indonesia dan mengundurkan diri dari jabatan bupati maupun ketua asosiasi di tahun 2018, karena ikut kontestasi pemilihan ketua HIPMI dan memenangkan kontestasi itu.

Tahun 2018 pembangunan tambak udang, dimulakan dan selesai di tahun 2019. Dan, pada pertengahan tahun 2019 tambak teknologi supra intensif yang pertama di Pulau Kalimantan resmi dioperasikan. Kini budidaya udang vaname teknologi supra ini telah memasuki priode atau siklus kedua dengan capaian produksi sesuai target dan akan masuk pada priode ketiga.

Kita berharap kiranya calon investor bisa mempelajarinya, untuk ikut menambah kekuatan dan daya saing industri akuakultur ini.

Tentunya dalam benak pembaca timbul beberapa pertanyaan apa yang menjadi ending dari artikel ini. Apakah ada kaitan dengan rencana Presiden Jokowi menjadikan Pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah menjadi New Food Estate. atau ada hal lainnya yang ingin diungkap oleh penulis. Paling tidak ada lima poin penting yang akan menjadi bahan diskusi selanjutnya.

Pertama, bahwa pada hakekatnya manusia memiliki tiga kepribadian yaitu Id (keinginan); Super Ego ( referensi atau isi bagasi pikiran kita) dan; Ego adalah keberanian memutuskan. Dalam konteks ini, sang Bupati Mardani H. Maming dan saya sendiri, Hasanuddin Atjo sesungguhnya telah menggunakan tiga kepribadian itu. Ego memutus keinginan itu, dilandasi oleh super ego yang tentunya sudah memadai. Diperlukan sebuah elaborasi antara pemodal dan inventor (inovator). Budaya ini tentunya harus terus dibangun pada kasus lainnya.

Kedua, kondisi alam dan iklim yang kurang menunjang di Kalimantan untuk memproduksi udang vaname ternyata mampu disiasati dengan penerapan inovasi dan teknologi. Negara Arabpun dengan kondisi ekstrim dari sisi salinitas (kadar garam perairan) dan temperatur  yang tinggi, kini telah berhasil dan sukses memproduksi udang vaname, memenuhi kebutuhannya. Chinapun yang beriklim subtropis dapat mengembangkan budidaya udang sepanjang tahun. Dari sisi iklim tentunya Indonesia akan lebih diuntungkan karena beriklim tropis dan tidak ada perbedaan suhu atau temperatur antara musim kemarau dan hujan.

Ketiga, kini pandemic Covid-19 telah menyebabkan krisis ekonomi global bahkan sudah mengarah ke depresi. Sejumlah sektor usaha di berbagai negara banyak tutup dan menyatakan pailit. Berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi negatif, merumahkan karyawan dan pemutusan hubungan kerja, diperparah  dengan jumlah pengangguran maupun kemiskinan. Dan semua ini tentunya membutuhkan solusi agar bisa keluar dari tekanan. Ada dua sektor yang dinilai tidak terdampak oleh Covid-19 dan bisa bertahan bila ada tekanan bencana seperti Covid-19 yang sifatnya global, yaitu membangun kemandirian maupun ketahanan di sektor pangan dan energi.

Keempat, gagasan Presiden Joko Widodo akan memanfaatkan lahan gambut satu juta hektar di Provinsi Kalimantan Tengah, menjadi salah satu sentra pangan nasional atau New Food Estate sangat relevan. Jokowi telah mengggunakan Idnya atau keinginannya menyatakan gagasannya (ego) didasarkan oleh sebuah pertimbangan, sebuah referensi yang komprehensif yang diberi nama super ego. Dan saat ini bukan lagi tempatnya bagi kita untuk mempertentangkan karena pilihan berbeda. Eksperiens atau pengalaman mengembangkan udang vaname dengan teknologi Supra Intensif  bisa menjadi sebuah jaminan bahwa inovasi-teknologi dapat menjawab semua keraguan.

Kelima, Mendagri Tito Karnavian terkait dengan Pilkada tahun 2020 untuk memilih kepala daerah, mulai Gubernur dan Bupati serta Wali kota di berbagai kesempatan secara berulang mengemukakan bahwa sudah saatnya kita melahirkan pemimpin yang berkualitas. Pilkada kali ini adalah Pilkada adu konsep dan adu gagasan terutama terkait dengan pemulihan ekonomi akibat pandemic Covid-19. Apalagi saat ini, negeri kita rentan dengan banjir bandang dan tanah longsor serta bencana alam lainnya yang setiap saat mengancam.

Secara terpisah sejumlah kalangan menilai bahwa saatnya kita harus lahirkan pemimpin yang profesional yang tentunya inovatif, adaptif dan update dengan tuntutan sebuah perubahan. Berani tinggalkan zona nyaman dan masuk ke zona baru yaitu era industri 4.0, industri digital dan era distrupsi atau perubahan yang tidak terlihat. Tidak lagi kita terperangkap karena kepentingan atau keinginan kelompok tertentu. Namun ini semua juga berpulang kepada keputusan dari pemilik hak usung dan hak suara.

Terakhir saya ingin mengatakan satu yel-yel yang sudah sering digunakan sebagai motivasi bahwa “ saya bisa, kita bisa dan pasti bisa. Kalau bukan sekarang kapan lagi dan kalau bukan kita siapa lagi”. SEMOGA.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam