Sabtu, 8 Agustus 2026

Selama Pandemi Covid-19, Aktivitas Ekspor Impor di Pelabuhan Pantaloan Nyaris Tak Ada

Aktifitas bongkar muat terlihat sepi di Pelabuhan Pantaloan Palu. Foto: istimewa

PALU EKSPRES, PALU- Aktivitas ekspor impor di Pelabuhan Pantaloan Kota Palu selama masa pandemi Covid-19, nyaris tak ada. Sebagaimana laporan BPS Sulteng, nilai ekspor Sulteng selama Bulan Mei 2020 melalui Pelabuhan Pantaloan sama sekali tak ada alias nihil. Begitupula nilai impor Sulteng selama Bulan Mei 2020, juga nihil alias tak ada aktivitas.
Aktivitas ekspor impor mulai bergeliat di Pelabuhan Pantaloan pada periode Juni 2020. Berdasarkan data BPS Sulteng pada 3 Agustus 2020 mencantumkan nilai ekspor melalui Pelabuhan Pantoloan selama bulan Juni 2020 sebesar 4,51 Juta US$ atau 0,93 persen dari total ekspor Sulteng sebesar 486,20 Juta US$.
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulteng, G. A. Nasser mengakui pemanfaatan Pelabuhan Pantaloan untuk ekspor impor sangat rendah. “Ekspor kelompok komoditi pertanian hanya melalui Pelabuhan Pantaloan waktu terakhir ini,” kata Nasser saat menjadi narasumber pada seminar “Rumah Impianku” yang dilaksanakan oleh BPS Sulteng melalui webinar, Selasa (25/8/2020).
Pelabuhan lain yang kondisinya lebih parah dari Pelabuhan Pantoloan adalah Pelabuhan Poso. Di pelabuhan ini sama sekali tidak ada aktivitas ekspor impor. Termasuk produk pertanian. Padahal di kabupaten ini dan sekitarnya, terdapat kelapa sawit.
“Kelapa sawit tidak ada dalam komoditi ekspor Sulteng. Boleh jadi beberapa komoditi lain diekspor tidak melalui Sulteng,” katanya.
Ekspor impor Sulteng lima tahun terakhir ini masih didominasi melalui Pelabuhan Kolonodale Kabupaten Morowali. Data terakhir mengenai ekspor Sulteng melalui Pelabuhan Kolonodale, yakni pada bulan Juni 2020 sebesar 391,05 Juta US$ atau 80,43 persen dari total ekspor Sulteng. Sdeangkan nilai impor sebesar 148,40 Juta US$ atau 99,82 persen.
“Ekspor komoditi industri pengolahan, penyumbang terbesar adalah Pelabuhan Kolonodale,” ujarnya.
Pelabuhan Luwuk Kabupaten Banggai menempati urutan kedua untuk aktivitas ekspor, yakni sebesar 87,13 Juta US$ atau 17,92 total ekspor Sulteng. Sedangkan nilai impor melalui pelabuhan ini adalah nol alias nihil.
“Selama periode Mei dan Juni 2020, sama sekali tidak ada aktivitas impor di Pelabuhan Luwuk,” ujarnya. (fit/palu ekspres)

Nilai Ekspor Nilai Ekspor
Pelabuhan Mei (Juta US$) % Juni (Juta US$) %
Kolonodale 506,13 84,94 391,05 80,43
Luwuk 86,27 14,48 87,13 17,92
Pantoloan 0,00 0,00 4,51 0,93
Poso 0,00 0,00 0,00 0,00
Provinsi lain 3,47 0,58 3,51 0,72
Total 595,58 100 486,20 100

Nilai Impor Nilai Impor %

Pelabuhan Mei (Juta US$) % Juni (Juta US$)
Kolonodale 178,43 100 148,40 99,82
Luwuk 0,00 0,00 0,00 0,00
Pantoloan 0,00 0,00 0,27 0,18
Poso 0,00 0,00 0,00 0,00
Provinsi Lain 0,00 0,00 – –
Total 178,43 100 148,67 100

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital