Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Tekan Angka Stunting di Parimo, Keterlibatan OPD Akan Dievaluasi Kembali

Abdul Sahid Nurdin Badja. Foto: Aswadin/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), merencanakan 8 aksi terkait penurunan angka stunting di usia nol sampai 2 tahun.
Kepala Bidang Sosial Budaya (Sosbud) Bappelitbangda Parimo, Abdul Sahid Nurdin Badja mengatakan, pemerintah daerah merencanakan 8 aksi dalam menurunkan angka stunting.
Dari delapan aksi tersebut di antaranya, analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan pemerintah, kader pembangunan manusia (KPM), sistem manejemen data, pengukuran stunting, review dan evaluasi.
“Dari delapan aksi itu terdapat 20 indikator yang menjadi ukuran kinerja dalam proses penanganan stunting,” kata Abdul Sahid di Parigi, Senin (7/9/2020).
“Dua puluh indikator ini menjadi ukuran kinerja, seperti contoh, apakah bidan memberikan tablet penambah darah kepada ibu hamil sebanyak 90 tablet atau ibu hamil mengunjungi tempat posyandu dan apakah petugas posyandu mengunjungi ibu hamil,” tambahnya.
Pada indikator itu juga lanjut dia menjabarkan mengenai ibu hamil dan balita dibawah dua tahun tersebut terlayani dengan program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).
Menurut Sahid, sejauh ini intervensi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tentang hasil evaluasi beberapa waktu lalu telah mencapai 53 persen penanganan stunting sudah tepat sasaran.
“Desember mendatang kita akan mengevaluasi kembali intervensi dari setiap OPD terkait,” terang Sahid.
Semenjak menjalankan program ini tambahnya, pihaknya mengaku, pelaksanaanya telah sesuai dengan harapan. Hanya saja terkendala dengan kondisi geografis yang ada di sejumlah wilayah terpencil di Kabupaten Parigi Moutong.
“Kendala kami soal kondisi geografis seperti, di wilayah Tinombo dan Palasa yang merupakan daerah terpencil,” ungkapnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital