Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Parah Banget, Anak Pengasuh Ponpes Perkosa Istri Tetangga dan Anaknya

JEMBER, PE – Mengaku menjadi korban pemerkosaan, perempuan berinisial SF (29), warga Desa/Kecamatan Kencong mendatangi Mapolres Jember. Bersama Erf (9), anaknya, SF melaporkan AH alias Tpn (27), yang masih tetangganya.

Bahkan, SF, menjelaskan anaknya Erf, 9,  juga diduga dicabuli Tpn yang diakui korban sebagai anak seorang pengasuh salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kencong.

“Dia (Tpn, Red) anak pengasuh ponpes. Awalnya kelakuannya saya kira baik, ternyata kayak gitu,” ungkap SF saat diwawancarai sejumlah wartawan di Mapolres Jember, Selasa (14/2) siang.

Menurut korban, peristiwa itu bermula saat Tpn numpang istirahat di rumah SF.

“Kebetulan rumah saya dengan pondok itu dekat. Tpn numpang istirahat di rumah, dengan alasan di pondok katanya bising,” jelas SF.

Karena tidak curiga, SF pun mengizinkan. Bahkan suami SF juga tidak keberatan Tpn beristirahat dan tidur di rumahnya itu.

Namun beberapa hari kemudian, Tpn mulai menunjukkan sifat ‘genitnya’. “Dia sempat bilang suka ke saya, tapi tidak saya tanggapi. Selain saya memang tidak suka, saya juga sudah punya suami,” kata SF.

Namun entah kenapa, lanjut SF, setelah kejadian itu dia merasa mulai suka dengan Tpn. “Saya kayak di-lintrik (guna-guna) gitu,” sambungnya.

Sekitar tanggal 27 November 2016 tepatnya saat malam hari, Tpn kembali menumpang istirahat di rumah SF.

Kebetulan, suami SF sedang tidak di rumah karena sedang bekerja. Saat itulah, SF mengaku ditarik ke dalam kamar oleh Tpn.

Meski sudah menolak dan berontak, pada akhirnya Tpn tetap memperkosanya. “Dua kali saya digitukan (perkosa, Red),” tegas SF.

Keesokan harinya, Tpn kembali datang ke rumah SF. Saat itu, Tpn meminta tidur di kamar depan. Kemudian, Tpn mengajak Erf anak kandung SF, masuk ke dalam kamar itu.

“Anak saya disuruh mainin Hp-nya di tempat tidur itu. Saat itulah, lanjut SF, Tpn menggerayangi kemaluan Erf,” katanya.

“Saat saya tanya, anak saya ini ngaku sudah dua kali digituin sama Tpn,” ujar SF.

Merasa sudah kelewat batas, SF akhirnya mengadukan kejadian itu kepada suaminya.

Puncaknya, suaminya tak terima dan memilih melaporkan kejadian itu kepada polisi. “Sebenarnya saya juga menjaga nama baik orang tua Tpn. Tapi atas saran dari orang-orang, saya disuruh melapor ke polisi saja,” pungkas SF.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital