Sabtu, 8 Agustus 2026

Mengejutkan, Mantan Penasehat KPK Sebut Perancang Kriminalisasi Antasari Orang Dekat Jokowi

Antasari Azhar

JAKARTA, PE – Masalah antara Antasari Azhar dan Presiden Indonesia ke-6 Susilao Bambang Yudhoyono makin memanas, pasca beredarnya tulisan eks penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua.

Dalam tulisan itu, tokoh bangsa asal Maluku itu menyebut perancang kriminalisasi bekas Ketua KPK Antasari Azhar adalah orang dekat Megawati Soekarnoputri. Menanggapi ini, Wakil Ketua Komisi DPR RI Desmond Junaidi Mahesa menyarankan agar masalah ini harus dipastikan kebenarannya.

“Yang jadi soal itu benar atau tidak kan (pengakuan Hehamahua),” kata Desmond di Jakarta, Jumat (17/2).

Sebelumnya diberitakan, Abdullah Hehamahua menyebut perancang dugaan kriminalisasi Antasari itu kini menjadi orang kepercayaan Presiden Joko Widodo dan menduduki posisi strategis di pemerintahan.

Pernyataan itu ditulis Abdullah menjawab pertanyaan sejumlah orang tentang kasus Antasari. Namun, Abdullah mengaku hal itu ditulisnya hanya untuk kalangan terbatas. Karenanya dia menyesalkan tulisannya beredar luas di publik.

Menurut Desmond, Hehamahua merupakan seorang yang kalau dilihat ketokohannya tidak mungkin berani melakukan fitnah. Dia menegaskan, integritas Abdullah Hehamahua sudah tidak bisa diragukan lagi. “Menurut kami tidak mungkin sekelas Pak Abdullah yang saya kenal berani melakukan fitnah,” papar Desmond.

Namun, Desmond mengingatakan, harus hati-hati menyikapi persoalan Antasari itu. Sebab, pengakuan Antasari yang menuding Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kriminalisasi berbeda dengan pernyataan Hehamahua.

“Apakah Pak Antasari ini jadi alat politik atau tidak kan. Kan berbeda (pengakuannya) dengan pernyataan Pak Abdullah,” katanya.

Karenanya, Desmond menegaskan biarkan saja waktu yang akan menyelesaikan persoalan ini untuk mengetahui siapa yang benar dan tidak.

(Fajar/jpnn/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital