Sabtu, 24 Oktober 2026
Opini  

Buol, Klaster Contoh Peningkatan Produksi Udang Nasional

Hasanuddin Atjo

Oleh Hasanuddin Atjo

KABUPATEN Buol, Sulawesi Tengah, bersama dengan empat kabupaten lainnya di Indonesia , ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai cluster percontohan peningkatan produksi udang nasional sebesar 250 persen di tahun 2024. Program ini telah termuat dalam RPJMN tahun 2020-2025 Pemerintahan Joko Widodo-Mar’uf Amin maupun RPJMD Provinsi dan Kabupaten Buol melalui fase perubahan.

Di 2019 produksi udang nasional sekitar 500 ribu ton dan di 2024 akan ditingkatkan menjadi 1,27 juta ton. Berdasarkan hasil prediksi ketua SCI, Shrimp Club Indonesia wilayah Sulawesi, Hasanuddin Atjo bahwa kontribusi Sulteng terhadap nasional di 2019 sekitar 12 ribu ton atau 2,4 persen. Pedahal Provinsi ini memiliki empat kawasan yang ideal dan berpotensi besar untuk pengembangan udang dengan potensi areal sekitar 60 ribu ha.

Keempat kawasan itu merupakan wilayah pengelolaan perikanan, WPP RI, meliputi WKPP RI 716 laut Sulawesi terdiri dari Kabupaten Buol dan sebagian Tolitoli; WKPP RI 713 Selat Makasssar terdiri dari sebagian Tolitoli, Donggala dan Palu; WKPPRI 714 Teluk Tomini terdiri Parigi Moutong, Poso, Tojo Unauna dan sebagian Banggai. Dan WKPP RI 715, Teluk Tolo terdiri dari sebagian Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Morowali dan Morowali Utara.

Dipilihnya Buol sebagai salah satu cluster contoh , antara lain tidak lepas dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Buol mengembangkan sektor pangan termasuk perikanan. Di tahun 2016 Bupati Buol Amiruddin Rauf bersama saya, saat menjadi Kadis Kelautan-Perikanan Sulteng bermohon kepada Dirjen Budidaya KKP Slamet Subiakto, kiranya Buol mendapat perhatian dalam upaya peningkatan produksi maupun kesejahteraan masyarakat dan lebih khusus ke pertambakan dan budidaya air tawar. Hasilnya di 2017 kabupaten ini memperoleh bantuan satu unit exavator untuk rekonstruksi maupun mencetak tambak baru dari potensi 6000 ha.

Kunjungan kerja Dirjen Budidaya di Buol tahun 2019 lalu dan meninjau kinerja Bupati Buol, membuat Dirjen Slamet Subiakto merasa puas dan kembali menambah bantuan tiga alat berat dan menetapkan sebagai salah satu cluster contoh program peningkatan produksi udang secara nasional tahun 2020-2024.

Rabu sampai Jumat di tanggal 23 hingga 25 September tahun 2020 dilaksanakan kunjungan lapangan dilanjutkan rapat koordinasi, rakor 11 kementerian bersama Pemprov Sulteng dan Pemkab Buol. Dari kementerian hadir Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Asisten Deputi SDA Komenko Maritim dan Investasi, Tenaga Ahli pada KSP, Kantor Staf Presiden, Dagri, PUPR, ESDM Koperasi dan lainnya yang terkait.
Hasil kunjungan lapangan dan Rakor yang dilaksanakan di Hotel Sri Utami Kabupaten Buol diperoleh kesimpulan antara lain: Pertama bahwa program ini harus memiliki manfaat bagi ekonomi masyarakat, daerah maupun Negara; mampu mengurai masalah sosial, dan tidak berdanpak terhadap lingkungan dan masalah lahan dikemudian hari.

Kedua, terjadi dan terbangun satu budaya transformasi inovasi dan teknologi budidaya udang kepada masyarakat melalui sebuah tambak contoh seluas 5 ha yang dilengkapi dengan tandon treatmen air dan IPAL, instalasi Pengolagan Air Limbah agar ramah lingkungan. Dengan teknologi ini, produktifitas diprediksi mencapai 20 ton/ha/th atau 10 ton/ha/ musim tanam.

Ketiga, pengembangan masif dari teknologi contoh akan dilakukan di kawasan 1000 ha yang tersebar di lima kecamatan pesisir. Dan dari program ini setidaknya produksi udang dari Kabupaten Buol yang selama ini kurang dari 1. 000 ton bisa meningkat menjadi 20.000 ton
di akhir tahun 2024.

Ketika diberi kesempatan berbicara sebagai tenaga ahli di Komenko Maritim dan Investasi, maka paling tidak ada dua tantangan mendasar yang harus menjadi perhatian kita bersama. Pertama, bahwa cluster contoh seluas 5 ha yang akan ditebari di akhir Desember 2020 harus sukses. Karena kebenaran di masyarakat itu ada di matanya. Dan, saya berkeyakinan dengan kemampuan dan reputasi KKP atas izin yang Maha Kuasa, percontohan ini akan sukses.

Kedua, pengembangan sub cluster pada cluster atau kawasan 1000 ha diperlukan penyusunan sebuah grand desain pengembangan dan dilengkapi dengan rencana aksi. Grand desain ini harus fokus untuk mendetailkan lima variabel yaitu (1) dukungan infrastruktur dasar, (2) dukungan input produksi, (3) Penyiapan SDM, Inovasi-Teknologi, ( 4) Hilirisasi, serta (5) Regulasi terkait manajemen kawasan 1000 ha.

Pengembangan budidaya udang berbasis cluster di Buol tentunya bisa menjadi referensi dalam pengembangan komoditas pangan lainnya, serta menjadi referensi bagi kabupaten lainnya. Inisiatif dan kesiapan daerah akan menjadi faktor utama atas keterpilihannya untuk menjadi cluster percontohan.
Akhir dari artikel ini bahwa dapat dibayangkan, bila potensi SDA bisa dan mampu dikelola sebagai salah satu lokomotif ekonomi daerah ini, melalui cara-cara terkini, maka dapat diyakini kapasitas fiskal yang masih rendah, kemiskinan serta ketimpangan pendapatan yang tinggi dapat diperbaiki. Dan ini akan bermuara kepada menggeser pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi eksklusif, menjadi pertumbuhan ekonomi tinggi dan inklusif sesuai tuntutan kemajuan yang hakiki.

Setidaknya dari Sulteng dalam lima tahun kedepan dapat berkontribusi sekitar 100 ribu ton udang terhadap target nasional sebesar 1,27 juta ton. Dan peningkatan produksi ini memiliki efek domino yang besar bagi kemajuan dan kesejahteraan. . SEMOGA. (Tenaga Ahli Komenko Maritim dan Investasi)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam