Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Ranperda P3HA Untuk Wujudkan Palu Kota Layak Anak

JAWABAN WALI KOTA - Asisten 1 Pemkot Palu, Rifani Pakamundi membacakan jawaban Wali Kota Palu tentang Ranperda PPPHA, Rabu 7 Okober 2020. Foto: Istimewa.

PALU EKSPRES, PALU– Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rifani Pakamundi mengatakan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyelenggaraan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak (P3HA) dibuat untuk mewujudkan Kota Palu sebagai kota layak anak. Demikian Rifani mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Palu dalam rapat paripurna dengan agenda jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi DPRD Palu terhadap Ranperda tersebut, Rabu 7 Oktober 2020.

Rifani mengatakan, melalui Ranperda itu pula, nantinya segala indikator perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat dilaksanakan melalui program. Utamanya pemenuhan terhadap 5 klaster hak anak. Pemerintah Kota Palu menurutnya jua telah menyampaikan permohonan perubahan judul Ranperda Kota Palu itu kepada Ketua DPRD Kota Palu.

Perubahan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa penyelenggara perlindungan dan pemenuhan hak anak, materi muatanya lebih komprehensif memuat seluruh aspek hak dan perlindungan anak termasuk pemenuhanya sesuai dengan keputusan presiden (Kepres) Nomor 36 Tahun 1990. Sedangkan Nomenklatur judul mengunakan Kota layak anak hanya untuk pemenuhan indikator yang mencakup lima Kluster hak anak,” jelasnya.

Terkait dengan pandangan umum fraksi-fraksi yang dibacakan masing-masing juru bicara fraksi sebelumnya, yang mana menyatakan menyetujui untuk dibahas di tingkat selanjutnya, dengan catatan, saran dan masukan. Rifani mengaku mengapresiasinya. Rapat  dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Palu, Erman Lakuana, di dampingi Wakil Ketua II, Moh.Rizal, dan dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan Pemkot Palu, Rifani, Sekertaris DPRD, Ajengkris dan angota-anggota DPRD lainnya.

Adapun fraksi yang menerima dan menyetujui Ranperda tersebut, yakni fraksi Partai Gerindra, fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), fraksi Partai Hanura, fraksi Nasional Demokrat (NasDem), fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), fraksi Partai Demokrat, dan fraksi Amanat Indonesia (PAN-Perindo). “Nantinya saran dan masukan dari belbagai fraksi akan digunakan menjadi catatan penting pemerintah Kota Palu, dalam rangka Harmonisasi Ranperda Kota Palu, tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Hak Anak di tingkat Panitia khusus DPRD Kota Palu,”kata Erman Lakuana. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital