Minggu, 20 September 2026
Palu  

Palu Belum Miliki Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran

DISKUSI - Libu ntodea virtual membahas ketangguhan sistem proteksi kebakaran di Kota Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Kota Palu ternyata belum memiliki Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran (RISPK)sebagai acuan dalam penanganan kebakaran terintegrasi. Ini meniadi salahsatu penyebab sulitnya menurunkan kasus kebakaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Palu Sudaryano Lamangkona mengungkap hal itu dalam forum libu ntodea virtual dengan isu seberapa tangguh sistem proteksi kebakaran di Kota Palu, Kamis 8 Oktober 2020.

Ano, sapaan akrabnya menjelaskan, proteksi kebakaran harus jadi bagian penting  dalam perencanaan kota. Karena Ancaman kebakaran sangat terbuka. Hingga Oktober  2020 saja jumlah kasus kebakaran di Palu sebanyak 106. “Rencana induk ini bahkan diatur dalam sebuah Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) nomor 20 tahun 2009,”katanya.

Ia menjelaskan RISPK mengatur banyak hal. Siapa mengerjakan apa. Termasuk pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran. Serta dukungan sarana dan prasarana secara memadai. “Saat ini sarana dan prasarana Damkar kita masih bersifat sporadis,”katanya. Ano berharap, RISPK ini menjadi salah satu perhatian Pemkot dimasa mendatang sebagai langkah kongkrit dalam memproteksi kebakaran. Dokumennya perlu dipersiapkan dalam periode 3 sampai 5 tahun.

Kedepan dokumen  RISPK perlu didorong semua stake holder termasuk dengan pendekatan political will.
“Karena ada kepentingan investasi jika kita punya RISPK ini,”jelasnya. Ano kemudian membeberkan beragam kesulitan teknis penanganan kebakaran yang selama ini dihadapi. Pertama soal respon time mobil Damkar pada  topografi wilayah dataran tinggi. Terlebih jika muatan Damkar seberat 5 ton. “Beda respon timenya dengan dataran rendah yang bisa dijangkau lebih cepat,”paparnya

Selanjutnya jumlah armada dan personil yang terbatas. Butuh sedikitnya 7.421 personil dengan luas wilayah Palu. Saat ini DPKP hanya memiliki 114 personil. Sedangkan untuk mengejar time line nasioal yakni 15 menit untuk jarak 7,5km, maka butuh sedikitnya 53 pos kebakaran. “Jumlah ini kurang optimis bisa dipenuhi. Makanya ini bukan hanya tugas pemerintah. Tapi semua stake holder dan partisipasi masyarakat,”tandasnya.

Ano mengajak REI kedepan bisa membangun MoU dalam menyiapkan  perumahan harus sesuai kebutuhan penanggulangan kebakaran. Menyiapkan bak air serta siapkan pelatihan masyarakat. “Segala ruang bisa didorong untuk membangun partisipasi publik,”harapnya. Sementara Muzakkir Tawil dari kalangan akademisi berpendapat secara umum respon DPKP atas kasus sudah berjalan baik. Namun menurutnya jumlah armada masih sangat minim. Demikian pula layanan penyediaan sumber air yang masih sangat terbatas.

“Sumber layanan air publik belum tersedia dan memadai. Perlu diperhatikan dimasa mendatang,”hematnya.
Selanjutnya Dharma Gunawan Muchtar. Ia menjelaskan RISPK perle secepatnya didorong. Jika perlu bisa masuk dalam pembahasan APBD tahun 2021. “Renduk harus disegerakan agar bersesuaian dengan Ranperda RTRW dan RDTR,”katanya. Muchtar juga berpendapat, perlu rekomendasikan renduk dengan  managemen mulai dari pucuk pimpinan tertinggi. “Bahkan bila perlu usulkan ke KPU agar  dalam debat kandidat nanti bisa memasukkan isu proteksi kebakaran,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam