Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

PDIP: Optimistis di 4 Daerah, Realistis di Pilgub Sulteng

PALU EKSPRES, PALU – PDIP Sulteng optimistis tiga daerah di Sulteng, kader jagoannya mampu berbicara banyak Bahkan mempunyai kans besar untuk memenangkan pemilihan bupati 9 Desember 2020 nanti. Klaim itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan PDIP Sulteng, Soraya Sultan yang didampingi
Lasnardi Lahi, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, di Sekber Jurnalis, Jalan Ahmad Yani, Sabtu 10 Agustus 2020.

Soraya mengatakan, setidaknya hingga Oktober ini, pihaknya menaruh harapan besar di 4 wilayah, yakni, Kabupaten Sigi, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Laut dan Kota Palu. Apa pasal, Soraya menerangkan berdasarkan survei internal maupun survei dari luar partai, jago-jago PDIP mampu berbicara banyak di empat wilayah tersebut.

Di Sigi, PDIP mencalonkan Iwan Lapatta dan Samuel Pongi, Banggai- Herwin Yatim dan Mustar Labolo dan Banggai Laut Weni Bukamo-Ridaya La Ode Ngkowe serta Kota Palu Hidayat dan Habsa Yanti.

Selebihnya di tiga kabupaten lainnya lanjut Soraya, Kabupaten Morowali Utara, Toli-toli dan Tojo Una-una, PDIP bersikap cukup realistis. Mengingat pihaknya di tiga daerah itu berhadapan dengan lawan-lawan yang kompetitif. Survei eksternal di bawah 5 persen. Di tiga daerah itu ungkap dia, PDIP kerap mendapatkan kampanye hitam. Karena itu, melalui Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR), para Lawyers PDI Perjuangan secara intens memberi konsultasi dan pendampingan kepada kandidat yang diusung di masing-masing wilayah.

Sikap realistis juga ditunjukkan PDIP di Pilkada Gubernur yang mencalonkan Hidayat Lamakarate berpasangan dengan Bartholomeus Tandigala. Koalisi Hebat yang mengusung Hidayat-Bartho di bawah 5 persen. Strategi PDI Perjuangan dengan tetap menggerakkan kerja struktural, rekruitmen dan penguatan saksi, kemudian menggerakkan relawan pemilih berbasis TPS serta maksimalisasi pendampingan hukum bagi kandidat Cagub yang kami usung.

Lebih jauh dikatakannya, PDIP Perjuangan kini terus menggerakan mesin partai. PDI Perjuangan memastikan kerja-kerja struktur partai sebagai ujung tombak kerja Pemenangan di lapangan, sebagai Partai yang konsisten. Partai, para kader dan pengurus Partai diwajibkan bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan Pilkada Kabupaten dan Kota serta Pilkada Gubernur 2020. Terutama di hampir semua Pilkada Kabupaten/Kota dan Pilkada Provinsi, PDI Perjuangan mengusung kadernya sendiri. (kia/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital