Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Jika Terjadi Gempa Susulan di Palasa, Begini Langkah Pemkab Parimo

I Nyoman Adi. Foto: Aswadin/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melalui Sekretarisnya, I Nyoman Adi mengatakan, terkait kejadian gempa bumi di Kecamatan Palasa pihaknya telah melakukan rapat.
Rapat tersebut dilakukan dengan melibatkan pihak TNI/Polri guna melakukan koordinasi dengan sejumlah pemerintah desa di kecamatan itu.
“Dan, sekarang mereka mempercepat untuk membentuk posko di kecamatan Palasa. Selain itu, mereka juga mempersiapkan tempat-tempat evakuasi seandainya gempa itu kembali terjadi,” kata I Nyoman Adi kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Parimo, Senin (30/11/2020).
Dia mengatakan, masyarakat korban gempa Palasa saat ini masih bertahan di tempat pengungsian. Namun, ada sebagaian sudah kembali ke rumah masing-masing pascagempa 4,4 SR malam itu.
Sekaitan hal itu akunya, Kalak BPBD Parimo telah melakukan koordinasi dengan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Jadi, BMKG sudah dihubungi dan mereka akan datang ke lokasi guna melakukan pemantauan dan kajian terkait kejadian di Palasa. Dan rencananya kalau tidak ada halangan hari ini mereka akan turun lapangan,” sebut I Nyoman Adi.
Menurutnya, saat ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah tenda serta menentukan titik-titik evakuasi jika terjadi gempa susulan. “Untuk obat-obatan sepertinya masyarakat belum butuh itu, karena sifatnya sekarang ini masyarakat keadaannya masih panik. Sebab, kejadian gempa ini kan berturut- turut,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepala seksi kesiap-siagaan BPBD Parimo, saat ini sudah bertolak menuju ke Palasa untuk melakukan sosialisi kepada masyarakat setempat, mengenai kejadian gempa bumi di wilayah itu.
“Mereka ke sana untuk melakukan sosialisasi guna menenangkan masyarakat di sana. Karena kalau terus panik biasanya yang jadi korban itu bukan karena gempanya, tapi karena kepanikan,” ujarnya.
Menurutnya, semua desa yang ada di wiayah tersebut, semua titik kumpul sudah ditentukan. Kemudian, untuk warga yang bermukim di wilayah pesisir pantai Palasa, pihaknya belum menyampaikan instruksi untuk mengungsi.
“Belum ada instruksi, karena belum ada peringatan dari BMKG terkait, potensi tsunami akibat gempa tersebut,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital