Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Nifasri : Kerukunan di Indonesia Kondusif dan Diakui Dunia Internasional

Kapus Kerukunan Umat Beragama Setjen Kemenag Nifasri saat membuka sekaligus sambutan pada acara Dialog Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat/Adat di Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (16/12/2020). Foto: Humas Kemenag

PALU EKSPRES, PALU- Kondisi kehidupan dan kerukunan umat beragama di Indonesia secara umum masih kondusif dan itu mendapat pengakuan dari dunia internasional.
“Karena kerukunan itu sifatnya dinamis. Maka perlu dipupuk, dijaga, dirawat dengan dialog dan duduk bersama, dan terus jalin tali persaudaraan. Tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat sangat membantu dalam memelihara Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Indonesia,” kata Kapus Kerukunan Umat Beragama Setjen Kemenag Nifasri saat membuka sekaligus sambutan pada acara Dialog Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat/Adat di Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (16/12/2020).
Dialog yang mengusung tema “Melalui Dialog lintas agama kita optimalkan dan fungsi tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dalam rangka pemeliharaan dan penguatan kerukunan di Provinsi Sulawesi Tengah”, ini Kapus PKUB Setjen Kemenag Nifasri mengajak peserta dialog lintas agama di Sulteng ini, untuk terus bersyukur dengan kondisi NKRI yang luas secara geografis dengan beragam suku, budaya, ras dan agama. Semua masyarakat yang memeluk agama apapun dilindungi negara sebagaimana pada pasal 29 ayat 1, 2 dalam UUD 1945.
“Selain itu, rasa syukur juga kepada para pemimpin bangsa the founding father’s yang menjadikan Pancasila sebagai dasar negara. Kita meyakini, Pancasila tidak bertentangan dengan agama apapun di Indonesia,” kata Nifasri.
Sebagai dasar Negara, Pancasila dan UUD 1945, selain pemerintah, tokoh agama dan masyarakat wajib menjaga dan merawatnya, karena tidak bertentangan dengan agama dan pemeluknya. “Indonesia sebagai Negara muslim terbesar dunia dan senantiasa aman, jauh dari gejolak yang berpengaruh pada tingkat nasional, walaupun ada sifatnya kasuistik dan bisa diamankan tokoh masyarakat/adat setempat,” papar Nifasri.
Nifasri berharap, dari beberapa dialog lintas agama yang dilakukan, seperti di Papua, Sorong, dan Aceh, selanjutnya hari ini di Palu, Sulawesi Tengah, ini kiranya menghasilkan rumusan atau rekomendasi untuk pemerintah dan masyarakat demi menjaga keamanan dan kedamaian di Indonesia.
Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris yang membawakan materi Deradikalisasi dan Strategi Deradikalisasi dan Kontra Radikalisasi, menjelaskan bahwa tugas dan fungsi BNPT menurut UU Nomor 5 tahun 2018, merumuskan kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi dan deradikalisasi, mengoordinasikan antar penegak hukum, mengoordinasikan program pemulihan korban, kerjasama internasional, dan pusat analisis dan pengendalian krisis.
“Di sinilah peran PKUB, FKUB dan masyarakat untuk kesiapsiagaan nasional dalam menarasikan kerukunan dan kehidupan keagamaan yang rukun dengan baik,” kata Idris.
Dialog ini diselenggarakan oleh PKUB Setjen Kemenag dihadiri oleh tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat, pengurus FKUB Provinsi se Indonesia dan FKUB Kabupaten/kota terdekat, dan jajaran ASN Kemenag Provinsi Sulteng. (Humas Kemenag)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital