Sabtu, 8 Agustus 2026

Hingga 30 November 2020, Penyaluran Dana UMKM Sulteng Capai Rp964,1 Miliar

Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar. Foto: Abidin/PE

PALU EKSPRES, PALU– Penyaluran kredit ke Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui penempatan dana pemerintah melalui Himpunan Bank Negara (HIMBARA) di Sulawesi Tengah hingga 30 November mencapai Rp964,1 miliar.
Rinciannya, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Rp575,1 miliar, Bank Mandiri sebesar Rp275,4 miliar, Bank Nasional Indonesia (BNI) Rp70,3 miliar dan Bank Tabungan Negara (BTN) Rp43,3 miliar.
“BRI terbanyak menyalurkan kredit UMKM melalui HIMBARA karena bank ini banyak bersentuhan langsung dengan UMKM,” kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulteng, Gamal Abdul Kahar pada media gathering yang dilaksanakan OJK Sulteng di salah satu kafe di Kota Palu pada akhir pekan kemarin.
Gamal menjelaskan OJK Sulteng aktif memantau penempatan dana pemerintah di Bank HIMBARA. Berbagai stimulus pemerintah seperti penempatan dana pemerintah di industri perbankan dapat mendorong penyaluran kredit.
Sementara itu, OJK Sulteng juga mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di hingga posisi 30 November 2020 telah mencapai Rp1,5 triliun.
Total dana tersebut disalurkan dalam lima skema yaitu skema KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Super Mikro, KUR Ultra Mikro dan KUR Tenaga Kerja Indonesia.
Menurutnya, penyaluran kredit dengan skema KUR Mikro telah mencapai Rp 901 miliar atau 57 persen, selanjutnya KUR Kecil senilai Rp 641 miliar atau 41 persen, KUR Super Mikro (Supermi) Rp2 4 miliar atau 1 persen, KUR Ultra Mikro (UMI) Rp 12 miliar atau 1 persen. “KUR Tenaga Kerja Indonesia sebesar Rp 58 juta atau 0, sekian persen,” kata Gamal.
Adapun total debitur di Sulteng yang menerima dana KUR dalam lima skema tersebut berjumlah 41.573 debitur. (bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital